Advertorial

Tunjukkan Kesiapan Petugas hingga Layanan Operasional Sambut Lebaran 2024, Jasa Marga Gelar Kick Off “Jasa Marga Siaga”

Kompas.com - 29/03/2024, 13:10 WIB

KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menggelar acara Kick Off Tim Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah (H)/Tahun 2024 di lapangan Museum Purna Bhakti, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (25/3/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kesiapan layanan operasional Jasa Marga dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan, terutama dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas selama periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Upacara Kick Off Jasa Marga Siaga tersebut dihadiri jajaran Direksi Jasa Marga, termasuk Direktur Utama (Dirut) Subakti Syukur, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Pengembangan Usaha M Agus Setiawan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani, serta para group head kantor pusat dan direksi anak perusahaan Jasa Marga Group.

Dirut Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan bahwa mobilitas masyarakat pada mudik Lebaran 2024 diprediksi akan meningkat pesat dan melebihi tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut membutuhkan antisipasi serius dari segenap roadster Jasa Marga dalam menyiapkan upaya antisipasi dan strategi pelayanan operasi yang efektif untuk memastikan kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pengguna jalan tol.

“Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dan yang juga menjadi fokus pemerintah, seluruh sarana dan prasarana transportasi harus dipersiapkan dengan memperhatikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), aspek pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang,” ujar Subakti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/3/2024).

Persiapan tersebut, lanjut dia, dilakukan dalam rangka mewujudkan Mudik Ceria Penuh Makna sesuai tagline dari pelayanan Lebaran 2024.

Subakti juga menekankan beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh tim Satgas Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2024, yakni memastikan kesiapan pelayanan operasi, memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan, menyiapkan strategi antisipasi dan penanganan situasi darurat, seperti cuaca ekstrem.

Kemudian, mengendalikan flow dan kepadatan di rest area, membatasi kegiatan konstruksi di jalan tol selama masa operasional pelayanan Lebaran, serta memastikan kesiapan jalur fungsional.

Tim Satgas juga diminta untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam melakukan monitoring dan pengolahan data kondisi lalu lintas dengan memanfaatkan platform dan aplikasi yang tersedia, yaitu Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dan aplikasi Travoy.

Selain itu, Subakti menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan seluruh pemangku kepentingan lain dalam melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalan tol.

“Dengan langkah mitigasi yang disiapkan serta diimbangi koordinasi yang intens, mari kita wujudkan ‘Mudik Ceria Penuh Makna’,” tutur Subakti.

Optimalkan seluruh kanal informasi

Selain meningkatkan kualitas layanan operasional, Jasa Marga juga akan mengoptimalkan seluruh kanal informasi, terutama dalam menyampaikan imbauan dan panduan perjalanan.

Informasi terkait kondisi dan rekayasa lalu lintas di jalan tol diperbarui secara real-time dan akan disampaikan melalui channel resmi Jasa Marga, seperti One Call Center Jasa Marga di nomor 14080, Aplikasi Travoy, Akun X @PTJASAMARGA, serta media sosial (medsos) resmi Jasa Marga dan media massa.

Berbagai upaya tersebut merupakan komitmen Jasa Marga dalam memberikan layanan informasi yang cepat, tepat, dan akurat bagi masyarakat. Dengan demikian, mereka dapat merencanakan perjalanan dengan sebaik mungkin.

Untuk mendukung layanan operasional yang optimal, Jasa Marga menyiagakan sebanyak 471 unit armada operasional di seluruh jalan tol Indonesia.

Armada tersebut terdiri dari 161 kendaraan derek, 119 kendaraan mobile customer service (MCS), 53 kendaraan ambulans, 38 kendaraan rescue, dan 100 kendaraan patroli jalan raya (PJR).

Semua jenis armada operasional tersebut juga turut hadir dalam acara Kick Off Satgas Jasa Marga Siaga Operasional Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Selain itu, Jasa Marga juga menyiagakan petugas Jasa Marga Siaga, termasuk petugas layanan lalu lintas, petugas layanan transaksi, petugas layanan rest area, dan petugas layanan preservasi, dengan total 5.971 personel.

Sarana pelayanan lalu lintas juga dilengkapi dengan sistem informasi dan komunikasi Jasa Marga Group, termasuk 1.977 unit closed circuit television (CCTV), 204 unit dynamic message sign (DMS), 26 unit speed camera, dan 7 unit weigh in motion.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan arus mudik dan balik, Jasa Marga juga memohon kerja sama pengguna jalan untuk melakukan perjalanan dalam kondisi prima, baik pengendara maupun kendaraan yang digunakan.

Mereka juga diminta menghindari perjalanan di puncak arus mudik dan balik, serta di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa.

Pengguna jalan yang memiliki keleluasaan waktu lebih panjang disarankan untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal dan perjalanan balik lebih akhir.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak kepolisian.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau