Advertorial

Salurkan Pembiayaan Rp 12,5 Triliun, PNM Berdayakan 15 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultramikro

Kompas.com - 03/04/2024, 17:23 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus membuktikan komitmennya dalam memberdayakan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultramikro.

Sejak meluncurkan produk PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) pada 2015, PNM telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 12,5 triliun kepada 15,1 juta nasabah per Februari 2024.

PNM Mekaar memberikan layanan khusus bagi perempuan prasejahtera yang ingin memulai atau mengembangkan usaha produktif. Selain pembiayaan modal, PNM Mekaar juga memberikan berbagai program literasi keuangan dan pelatihan untuk memberdayakan nasabahnya.

Hingga Desember 2023, PNM Mekaar telah memiliki 15,1 juta nasabah aktif atau meningkat 9,42 persen dari 2022. PNM juga telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 71,2 triliun melalui 4.552 kantor layanan yang menjangkau 35 provinsi, 435 kabupaten/kota, dan 6.165 kecamatan.

Bergabungnya PNM dalam sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) bersama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) atau BRI dan PT Pegadaian telah mendorong 1,2 juta nasabah naik kelas. Selain itu, 15,4 juta nasabah PNM Mekaar juga telah memiliki rekening Simpedes Bank BRI.

Direktur Utama PNM Menurut Arief Mulyadi mengatakan bahwa sepanjang Januari hingga Februari 2024, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 12,5 triliun. PNM juga melakukan sejumlah penyesuaian dan perubahan dalam proses bisnis, pemberdayaan, dan pendampingan untuk mencapai target penyaluran dana sebesar Rp 75 triliun pada 2024.

Dari segi ekspansi, Arief menambahkan, PNM sedang menjajaki peluang untuk merangkul nasabah anak muda dengan memanfaatkan eksistensi generasi muda. Dengan geografi dan demografi yang berbeda, terdapat ekosistem anak muda yang dapat mendampingi para nasabah Mekaar.

PNM berkomitmen untuk membantu perempuan semakin berdaya dan keluar dari stigma hanya mampu melakukan urusan domestik. Nasabah unggulan PNM Mekaar juga terus diberikan fasilitas seperti program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk meningkatkan kemampuan berbisnis.

Pada Desember 2023, PNM telah memberikan 16.839 pelatihan kepada 947.317 nasabah. PNM juga rutin mengadakan pertemuan kelompok nasabah, baik mingguan maupun dua mingguan, yang diikuti oleh 830.810 kelompok.

“Itulah yang menjadi komitmen PNM dalam membantu perempuan semakin berdaya dan keluar dari stigma hanya mampu melakukan urusan domestik saja,” ucap Arief.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau