Advertorial

Pimpin Upacara Hardiknas 2024, Bupati Klaten: Merdeka Belajar Ubah Wajah Pendidikan Indonesia

Kompas.com - 02/05/2024, 14:29 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 tingkat Kabupaten Klaten di Alun-alun Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (2/5/2024).

Bupati Klaten Sri Mulyani bertindak sebagai pembina upacara serta membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim.

Sri Mulyani mengatakan, pelaksanaan gerakan Merdeka Belajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menghadapi sejumlah tantangan selama tahun terakhir.

Namun, gerakan tersebut bisa berjalan dengan baik berkat langkah serempak dan serentak dari para pemangku kepentingan. Dengan demikian, Merdeka Belajar mampu menjadi wajah baru pendidikan dan kebudayaan di Tanah Air.

“Lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan Kemendikbud Ristek. Bukan hal mudah mentransformasikan sistem yang sangat besar. Bukan tugas sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran,” ujar Sri Mulyani dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/5/2024).

-Dok. Pemkab Klaten -

Dengan kerja sama seluruh pihak, lanjutnya, perubahan di dunia pendidikan kini mulai terasa.

“Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar,” kata Sri Mulyani.

Untuk diketahui, upacara Hardiknas 2024 dihadiri Wakil Bupati Klaten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klaten, Asisten Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Klaten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Klaten, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani dan Wabup Klaten menyerahkan penghargaan kejuaraan lomba guru dan kepala sekolah berprestasi jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Klaten periode 2024.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau