Advertorial

Promosikan Potensi Wisata, Pemkab Taliabu Gelar Pesta HUT di Danau Likitobi

Kompas.com - 06/05/2024, 15:16 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu Maluku Utara menggelar acara Pesta Hari Ulang Tahun (HUT) Pulau Taliabu di Danau Likitobi, Desa Holbota, Kecamatan Taliabu Barat dan Alun-Alun Kota Bobong, Senin (29/4/2024) hingga Selasa (30/4/2024).

Mengusung tema "Bersatu Membangun Negeri Hemungsia sia Dufu," perayaan tersebut terdiri dari sejumlah kegiatan, mulai dari parade perahu hias, bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pertunjukan tarian adat, serta hiburan musik untuk masyarakat.

Panggung utama diisi oleh beberapa penyanyi terkenal dari Ambon Maluku, seperti Mita Talahatu, Lilis RL, dan Wizz Baker. Selain itu, masyarakat Taliabu yang beruntung berkesempatan mendapatkan doorprize yang disediakan oleh panitia acara.

Antusiasme warga dalam Acara Puncak HUT Pulau Taliabu di Alun-alun Bobong.Dok. Pemkab Taliabu Antusiasme warga dalam Acara Puncak HUT Pulau Taliabu di Alun-alun Bobong.

Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus mengatakan, acara di Danau Likitobi merupakan yang pertama kali dilakukan pada tahun ini.

Acara tersebut, lanjutnya, menampilkan berbagai ciri khas dari Pulau Taliabu, termasuk kerajinan tangan dan pertunjukan tarian adat.

"Perayaan HUT di Danau Likitobi merupakan yang pertama kali di Pulau Taliabu. Tentunya, banyak artis yang hadir untuk menghibur dan banyak kerajinan-kerajinan Taliabu yang ditampilkan," ujar Aliong Mus dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (6/5/2024).

Aliong Mus menjelaskan bahwa pemilihan Danau Likitobi sebagai lokasi acara bertujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata di Pulau Taliabu.

Dia menambahkan bahwa Pulau Taliabu memiliki banyak destinasi wisata alam yang menarik, baik di darat maupun di laut, seperti Pasir Anjing, Tanjung Merah, Pulau Samada, Danau Likitobi, Pulau Woyo, dan Air Ratahaya.

Oleh karena itu, perayaan tersebut merupakan momen paling penting untuk memperkenalkan wisata Taliabu di kancah nasional.

“Semoga, acara ini dapat menarik minat wisatawan dari luar daerah. Saya juga berharap agar bupati yang akan datang dapat terus mempromosikan keindahan alam Taliabu secara lebih luas,” tuturnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau