Kabar pariwisata

Gerak Cepat, InJourney Serahkan Bantuan Senilai Rp 500 Juta untuk Tanggap Darurat Bencana Sumbar

Kompas.com - 16/05/2024, 15:25 WIB

KOMPAS.com - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, beserta anak usahanya, menyerahkan bantuan senilai Rp 500 juta untuk tanggap darurat bencana di Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar untuk para pengungsi serta peralatan untuk penanganan pascabencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama InJourney Dony Oskaria kepada Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, Rabu (15/5/2024).

Bantuan tersebut telah diberikan secara langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Datar pada Senin pada (13/5/2024), dan kepada Kepala Dinas Sosial Tanah Datar, Rabu.

Bantuan tersebut terdiri dari 114 matras, 168 selimut, 13 genset, terpal, dan tenda. Ada pula kebutuhan pangan, seperti makanan siap saji, air mineral, serta beras.

Tak kalah penting, kebutuhan pemulihan pascabencana juga diberikan oleh InJourney Group, seperti alat kebersihan, pampa air, dan high pressure cleaner. Bantuan lain berupa kebutuhan logistik yang diperlukan selama masa tanggap darurat juga terus disalurkan untuk para pengungsi.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen InJourney Group untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat-saat seperti ini. Kebutuhan saat bencana harus segera ditangani dan menjadi prioritas kami,” ujar Dony dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (16/5/2024).

Ia berharap, masyarakat yang terdampak bisa segera dibantu dan proses pemulihan dapat segera dapat dilakukan.

Sementara itu, Wagub Sumbar mengucapkan terima kasih atas bantuan cepat dari InJourney Group.

“Bencana galodo ini menyebabkan kerusakan parah dan banyak korban jiwa. Yang paling parah adalah kerusakan infrastruktur yang butuh cepat dipulihkan. Karena itu, bantuan dari InJourney Group ini sangat berarti dalam penanganan pengungsi dan juga pemulihan pascabencana,” ujarnya

Bencana banjir bandang dan lahar dingin Gunung Marapi, serta tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumbar pada Sabtu (11/5/2024) dan Minggu (12/5/2024).

Terdapat lima kabupaten/kota di Sumbar yang terdampak banjir lahar, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu pukul 18.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 58 orang dan korban hilang sebanyak 35 orang.

BNPB juga mencatat 33 warga mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan. Sementara, jumlah pengungsi akibat bencana tersebut mencapai 1.543 keluarga.

“InJourney Group menyampaikan belasungkawa kepada para korban bencana alam banjir bandang, lahar dingin, serta longsor di Sumbar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu pemerintah daerah setempat untuk dapat melakukan pemulihan pascabencana,” terang Dony.

Langkah tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan komitmen InJourney Group sebagai BUMN untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau