Advertorial

PNM Serahkan Sumur Bor dan Tanam Pohon Mangrove di Indramayu, Bupati Nina Agustina: Saya Cukup Terkesan

Kompas.com - 19/05/2024, 17:45 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli kembali menggelar aksi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Kali ini PNM memberikan sumur bor kepada warga Desa Eretan Wetan dan warga Desa Ilir di Pantai Panjiwa, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (17/5/2024).

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Bupati Indramayu Nina Agustina. Ia mengatakan bahwa dirinya cukup terkesan dengan kegiatan yang dilakukan oleh PNM. Menurutnya, pemberian sumur bor dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih.

“Saya terkesan dengan apa yang dilakukan oleh PNM, karena ini bukan hanya memberikan modal kerja kepada masyarakat Indramayu, tetapi PNM sangat peduli dengan kebutuhan masyarakat Indramayu,” ujar Nina melalui siaran persnya, Sabtu (18/5/2024).

Nina berharap, PNM tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi juga pada kepedulian lain untuk masyarakat Indramayu.

“Selain itu, saya juga sangat senang dengan aksi penanaman pohon mangrove sebagai bentuk menjaga garis pantai agar tetap lestari,” ujarnya.

Seperti diketahui, pengeboran sumur dan penanaman pohon mangrove kali ini merupakan kerja sama PNM dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0616 Indramayu.

Komandan Dandim 0616 Indramayu, Letnan Kolonel (Letkol) Inf. Yanuar Setyaga menyambut baik kerja sama dengan PNM yang sudah berjalan sangat baik.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PNM Arief Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya sangat antusias atas kerja sama PNM dengan pemegang otoritas di daerah.

Arief menegaskan bahwa kegiatan PNM bukan semata-mata untuk ekonomi, tetapi juga untuk sosial dan lingkungan. Ia berharap, kerja sama ini bisa terus dilanjutkan.

Dalam kesempatan terpisah, Arief juga mengatakan bahwa fokus utama PNM adalah untuk menaikkan seluruh indikator pada Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui pilar ekonomi, kami perangi kemiskinan dan kelaparan, kami ciptakan kehidupan yang sehat, kami wujudkan pendidikan berkualitas. Kami juga sangat konsen dalam membangun kesetaraan gender. Terkait dengan sumur bor ini, kami peduli dengan kebutuhan air bersih masyarakat,” ucap Arief.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau