KOMPAS.com - Memberikan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu bekal penting bagi kehidupan anak.
Selain dapat membantu untuk menjalani kehidupan yang mandiri dan bertanggung jawab di masa depan, bekal tersebut juga bermanfaat untuk membuatnya terhindar dari banyak masalah finansial, seperti utang konsumtif, gaya hidup boros, dan kesulitan mencapai kebebasan finansial atau financial freedom.
Oleh karena itu, penting bagi setiap orangtua untuk menanamkan literasi keuangan sedini mungkin kepada anak-anaknya.
Baca juga: Dewi Yull Ungkap Satu Pesan pada Anak-anaknya agar Tak Membenci Ray Sahetapy Usai Bercerai
Lalu, literasi keuangan apa saja yang perlu diajarkan pada anak? Berikut adalah ulasannya.
Menurut Founder dan Chief Executive Officer Clever Girl Finance Bola Sokunbi, setiap anak perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya nilai yang pada uang.
Dengan begitu, anak bisa jadi lebih mengerti tentang fungsi uang sebagai alat pembayaran untuk mendapatkan banyak hal.
Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat
Selain itu, dengan memahami nilai uang, anak juga jadi memahami hal apa yang diperlukan untuk memperoleh, mengelola, dan mengembangkannya.
Setelah memahami fungsinya, orangtua juga perlu memberitahukan bahwa uang merupakan salah satu alat sarana untuk membantu seseorang dalam mencapai kesejahteraan hidup.
Kesejahteraan yang dimaksud tersebut mencakup banyak hal, mulai dari kesenangan, kesehatan, hingga pendidikan.
Baca juga: Manfaat Daun Sirih Merah untuk Kesehatan yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah
Dengan mengetahui hal itu, anak diharapkan menjadi lebih paham tentang pentingnya uang sebagai alat yang dapat membantunya mendapatkan banyak hal.
Anak-anak biasanya mendapatkan uang dari orangtua mereka. Hal ini tentu tidak salah, mengingat mereka masih berada dalam tanggung jawab orangtua.
Namun, sering kali terjadi kesalahpahaman karena anak-anak tidak tahu dari mana uang yang dimiliki oleh orangtuanya berasal.
Baca juga: Kronologi Satpam RS di Bekasi Dianiaya Keluarga Pasien hingga Kejang
Akibatnya, anak kerap kali meminta banyak hal sehingga menyebabkan pengeluaran orangtua menjadi sedikit terganggu.
Oleh karena itu, penting bagi anak untuk mengetahui bahwa uang berasal dari hasil kerja keras orangtua agar mereka lebih memahami fungsinya sesuai batasan.
Saat menginginkan sesuatu, tetapi tidak bisa membelinya dengan uang sendiri, Anda bisa menggunakan kesempatan ini dengan mengajari anak tentang kredit.
Baca juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Liburan ke Jepang Tanpa Izin Dedi Mulyadi dan Mendagri
Anda bisa meminjamkan uang pada sang buah hati dan mengedukasi mereka tentang pentingnya membayar kembali pinjaman tepat waktu.
Jangan lupa, kenalkan juga jenis kredit yang dimiliki dan bagaimana anak harus menganggarkan keuangannya untuk melunasi utang yang dimiliki. Edukasi ini penting untuk anak-anak agar tidak sembarangan mengambil kredit.
Menabung adalah edukasi keuangan paling dasar yang sudah sewajarnya diajarkan pada setiap anak.
Baca juga: Penemuan Mengkhawatirkan di Dasar Lubang Biru Raksasa Belize
Dilansir dari laman jenhemphill.com, menekankan pentingnya menabung pada anak secara disiplin sedini mungkin merupakan hal yang baik untuk mempersiapkannya dalam menghadapi keadaan darurat ataupun mencapai tujuan jangka panjang.
Orangtua dapat mulai mengajarkan konsep menabung kepada anak-anak mereka dengan meminta mereka untuk menyisihkan sebagian uang sakunya sebagai tabungan.
Adapun untuk mempermudah upaya tersebut, orangtua juga bisa membukakan rekening tabungan khusus anak. Ini sekaligus juga menjadi bahan edukasi bagi anak tentang cara menabung melalui bank.
Baca juga: Cara Terdaftar Jadi Penerima Dana PIP, Siswa SD-SMA Ikuti Langkah Ini
Namun, sebelum membuka tabungan anak, orangtua harus memastikan bahwa bank yang menyediakan layanan tersebut sudah mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Salah satu tabungan anak yang sudah mendapat jaminan dari LPS adalah Tabungan BRI Junio dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI.
Tabungan BRI Junio adalah produk tabungan yang ditujukan khusus untuk anak berusia 0-17 tahun. Tabungan ini hadir dengan fasilitas dan fitur yang menarik bagi anak-anak.
Baca juga: Dulu Viral karena Istri Tertinggal Saat Mudik, Kini Arif Butuh Uluran Tangan untuk Lawan Kanker Usus
Beberapa kelebihan tabungan tersebut adalah kemudahan bertransaksi online secara real-time lewat BRImo, dilengkapi fitur transfer otomatis dari rekening orangtua atau Automatic Fund Transfer (AFT), debit BRI ber-chip yang akan membuat transaksi makin aman dan nyaman, serta yang paling penting, Tabungan BRI Junio bebas biaya administrasi bulanan.
Pemilik Tabungan BRI Junio juga dapat bertransaksi di Unit Kerja BRI dan ATM BRI di seluruh Indonesia.
Untuk membuka tabungan anak Tabungan BRI Junio, nasabah hanya perlu melakukan setoran awal mulai Rp 100.000. Pembukaan tabungan ini bisa dilakukan secara online melalui BRImo.
Baca juga: Kisah Wanita Uganda yang Punya 44 Anak di Usia 40 Tahun
Untuk informasi lengkap terkait pembukaan Tabungan BRI Junio untuk anak, silakan kunjungi tautan berikut.
Itu tadi sejumlah hal terkait literasi keuangan yang perlu diajarkan pada anak. Jadi, segera ajarkan semua hal tersebut untuk membantu anak dalam memiliki literasi keuangan yang baik.
Dengan begitu, ia bisa lebih siap dalam menghadapi masa depannya.
Baca juga: Dubes Indonesia di AS Kosong, Kemlu: Itu Hak Prerogatif Presiden
Nah, tunggu apalagi, yuk segera kenalkan investasi kepada anak dengan Tabungan BRI Junio.
Buka Tabungan BRItama Junio via BRImo sekarang karena Tabungan BRI Pas Buatmu!
Download BRImo di Google Play Store , App Store, dan Huawei AppGallery sekarang untuk merasakan kemudahan bertransaksi perbankan dalam genggaman.
Dengan BRImo, transaksi jadi lebih gampang dan satset karena #BRImoMudahSerbaBisa.
#TabunganBRIPasBuatmu #TabunganBRIJunio #TabunganAnak #BRImoMudahSerbaBisa