Advertorial

Bupati Rokan Hulu Sukiman Berpeluang dalam Kontestasi Pilgub Riau 2024

Kompas.com - 29/05/2024, 16:41 WIB

KOMPAS.com – Suasana politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2024 semakin dinamis. Nama Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman pun mencuat sebagai salah satu bakal calon dalam kontestasi Pilgub tahun ini.

Selain menjabat Bupati Rohul, Sukiman juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rohul. Ia dianggap memiliki peluang besar dalam kontestasi Pilgub Riau.

Hal itu diamini Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Nizar. Menurutnya, Sukiman adalah sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia birokrasi dan pemerintahan.

“Beliau memiliki kapasitas dan pengalaman mumpuni memimpin Bumi Lancang Kuning," ujar Nizar dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (29/5/2024).

Dia menjelaskan, Sukiman sudah dua periode memimpin Rohul, yaitu 2018-2021 dan 2021-2024. Sukiman juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Rohul dua periode, 2006-2011 dan 2011-2016, serta sempat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohul periode 2016-2017.

"Bahkan di awal kariernya, tepatnya periode 2000-2004, Sukiman pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD Rohul," kata Nizar.

Tak hanya itu, lanjut Nizar, Sukiman juga merupakan tokoh militer dengan pangkat Letnan Kolonel (Letkol) Arh (Purn).

Selama berkarier di militer, ia pernah menjabat sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0301/Pekanbaru dan Kodim 0314/Indragiri Hilir.

"Dari berbagai aspek, beliau sangat layak untuk maju. Pengalamannya sebagai bupati menunjukkan bahwa ilmu pemerintahan dan birokrasi beliau sudah teruji," terang Nizar.

Selain memiliki rekam jejak panjang, lanjut Nizar, kepemimpinan Sukiman juga dikenal bersih dan berintegritas.

Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Rohul berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama delapan tahun berturut-turut.

Prestasi tersebut diraih berkat komitmen Sukiman dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Pengalaman yang dimiliki Sukiman, kata Nizar, juga mirip dengan Syamsuar, Gubernur Riau periode 2019-2023 dan Bupati Siak dua periode 2011-2019.

"Tidak ada perbedaan antara Sukiman dan Syamsuar yang pernah menjabat sebagai Bupati Siak dua periode. Jadi, tinggal meningkatkan dari kabupaten ke provinsi. Secara tidak langsung, Sukiman sudah teruji dari berbagai aspek," imbuhnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau