Advertorial

Pemkot Cilegon Kembali Buka 1.000 Kuota Beasiswa Full Sarjana

Kompas.com - 11/06/2024, 14:04 WIB

KOMPAS.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon kembali menyediakan 1.000 kuota pendaftaran bagi program Beasiswa Full Sarjana pada 2024. Beasiswa ini akan diberikan kepada mahasiswa selama 8 semester.

Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, program Beasiswa Full Sarjana diperuntukkan bagi mahasiswa asal Kota Cilegon, Banten, berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Syaratnya, mahasiswa yang bersangkutan itu dari keluarga tidak mampu dan berprestasi. Jadi, kalau tidak mampu itu dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau masuk (terdaftar dalam) Program Keluarga Harapan (PKH). Untuk yang berprestasi, dibuktikan dengan keikutsertaan lomba di tingkat kota, provinsi, dan nasional, serta mendapat juara 1,2,dan 3,” ujar Heni dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/6/2024).

Heni menambahkan, para calon mahasiswa dan mahasiswi yang mendapat beasiswa akan diberikan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) dengan maksimal biaya sebesar Rp 3 juta per semester selama 8 semester.

“Maksimal nilai bantuannya Rp 3 juta (per semester per orang). Jadi, bagi UKT yang cuma Rp 2,2 juta ya kami berikan sesuai UKT, tidak lebih dari Rp 3 juta selama 8 semester,” tuturnya.

Hingga 2024, tambah Heni, setidaknya sudah ada 26 universitas yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terkait realisasi pelaksanaan program Beasiswa Full Sarjana, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Sudah ada 26 universitas yang sudah bekerja sama dengan program Beasiswa Full Sarjana. Universitas tersebut rata-rata di Banten dan Jakarta,” kata Heni.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy menjelaskan bahwa Beasiswa Full Sarjana diberikan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM).

"Program kami saat ini lebih fokus kepada pembangunan SDM. Kami ingin masyarakat Cilegon cerdas. Dengan memberikan beasiswa, masyarakat Cilegon diharapkan tidak ada lagi yang tidak kuliah. Apalagi, karena terkendala biaya. Makanya, kami berikan program bantuan Beasiswa Full Sarjana," jelas Helldy.

Helldy menambahkan, Beasiswa Full Sarjana juga merupakan bentuk kepedulian Pemkot Cilegon terhadap pendidikan.

Untuk diketahui, sejak menjabat sebagai Wali Kota Cilegon, Helldy mengaku bahwa pendidikan adalah salah satu fokus dalam masa pemerintahannya.

Sejak 2021, ia pun telah mengerahkan Dindikbud Kota Cilegon untuk menjalankan program Beasiswa Full Sarjana.

“Selain beasiswa, saya juga membangun empat sekolah menengah pertama negeri (SMPN) agar ketimpangan lulusan sekolah dasar (SD) di Cilegon yang ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya itu terwujud. Honor-honor tenaga pendidik juga saya naikan Saya ingin Pendidikan di Cilegon itu bagus agar kami bisa mempersiapkan SDM menuju Indonesia Emas 2045," ujar Helldy.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau