Advertorial

Bupati Klaten Resmikan Grha Budaya Raden Patah Ketandan

Kompas.com - 11/06/2024, 15:06 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar program Sambang Warga di Desa Ketandan, Klaten Utara, Selasa (11/6/2024).

Program tersebut digelar Pemkab Klaten sebagai ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi dari masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Klaten Sri Mulyani meresmikan gedung pertemuan Grha Budaya Raden Patah Ketandan. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Sri Mulyani.

“Saya hari ini di gedung megah yang berlokasi di Desa Ketandan. Gedung ini dibangun oleh Kepala Desa (Ketandan) yang diberi nama Grha Budaya Raden Patah Ketandan. Gedung ini dapat digunakan untuk kegiatan kemasyarakatan, olahraga, dan lainnya. Alhamdulillah, pembangunan gedung ini bisa terwujud,” ujar Sri dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/6/2024).

Sri melanjutkan, meski gedung tersebut belum sempurna, ia mendorong masyarakat turut memelihara agar dapat digunakan dalam jangka panjang, khususnya oleh warga Desa Ketandan.

Acara Sambang Warga juga menghadirkan pelayanan masyarakat kesehatan, KB Kesehatan, pelayanan kependudukan, pelayanan informasi pendidikan, perpustakaan, dan bazar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ada pula bantuan untuk masyarakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), bantuan BPR Bank Klaten, sembako dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kursi roda dan bantuan jaminan hidup dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Klaten, sembako dari PD Aneka Usaha Klaten, serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Desa Ketandan.

Pada kesempatan sama, Kepala Desa Ketandan Hefi Sudarmono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terpilihnya Desa Ketandan sebagai lokasi Sambang Warga.

Hefi juga mengaku senang karena Grha Budaya Raden Patah Ketandan dapat diresmikan oleh Bupati Klaten.

“Gedung ini belum sempurna, tetapi sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Ketandan dan sekitarnya. Alhamdulillah, sudah banyak yang melirik untuk syukuran dan pernikahan,” terang Hefi.

Hefi juga menyampaikan aspirasi untuk pengadaan pembangunan gedung Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Ketandan dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R.

Gelaran Sambang Warga pun semakin meriah bekat pembagian doorprize oleh Bupati Klaten serta kegiatan hiburan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau