Advertorial

Dirut Bulog: Kami Siap Jalin Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Pangan dengan Kamboja

Kompas.com - 12/06/2024, 20:29 WIB

KOMPAS.com – Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Bayu Krisnamurthi menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan penugasan pemerintah yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Adapun penugasan itu terkait kerja sama ekonomi dan investasi pangan, khususnya perberasan, dengan Kamboja.

“Pada dasarnya, kami siap melaksanakan penugasan tersebut. Kami juga telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh dan sejumlah pelaku usaha beras di Kamboja dan negara sekitarnya,” jelas Bayu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (12/6/2024).

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan kerja sama perdagangan beras dengan Kamboja, baik dengan skema business to business (B2B) ataupun business to government (B2G) pada 2023 dan awal 2024.

“Kami juga telah melakukan pembicaraan awal dengan perbankan nasional terkait peluang investasi tersebut." tambah Bayu.

Sebelumnya, dalam gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-52 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada Senin (10/6/2024), Luhut sempat menyinggung bahwa Bulog akan berinvestasi pada perusahaan beras di Kamboja.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau