Advertorial

Cara Menghitung Uang Saku yang Pas untuk Anak

Kompas.com - 18/06/2024, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Orangtua pada umumnya memberikan uang saku pada anak untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik di sekolah maupun saat beraktivitas. Pemberian uang saku dapat melatih anak mengelola uang sejak dini.

Hanya saja, orangtua kerap bingung saat menentukan besaran uang saku yang pas untuk anak. Pasalnya, setiap anak memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda.

Orangtua harus mempertimbangkan perbedaan usia, hobi, aktivitas ekstrakurikuler, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kebutuhan finansial anak.

Sebagai referensi, berikut adalah tiga faktor yang dapat diperhatikan untuk menentukan besaran uang saku anak.

  1. Perhatikan kebutuhan harian anak

Langkah pertama mengatur uang saku anak adalah memperhatikan kebutuhan harian anak. Orangtua bisa mengidentifikasi kebutuhan harian anak, seperti makan siang di sekolah, transportasi, serta kebutuhan lain yang dilakukan secara teratur.

Jika perlu, tambahkan sedikit uang untuk keperluan tak terduga atau keinginan yang mungkin muncul selama hari-hari tertentu. Hal ini dapat memberikan fleksibilitas sekaligus memastikan bahwa anak memiliki cukup uang untuk kebutuhan tambahan.

  1. Pertimbangkan jenjang pendidikan

Besaran uang saku untuk anak dapat bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan dan kebutuhan individu. Sebagai contoh, uang saku untuk anak sekolah dasar (SD) berkisar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per hari. Angka ini bahwa termasuk biaya transportasi atau kebutuhan khusus lainnya.

Jumlah uang saku yang lebih kecil memberi mereka kesempatan untuk belajar mengelola uang dengan lebih sederhana dan terkendali.

Sementara itu, uang saku untuk sekolah menengah atas (SMA) berkisar Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per hari. Uang ini dapat digunakan untuk membeli makanan selama istirahat, transportasi ke sekolah, pembelian perlengkapan sekolah atau proyek, serta kebutuhan pribadi lainnya.

  1. Libatkan anak dalam proses perencanaan keuangan

Orangtua dapat mengajak anak berdiskusi untuk menentukan jumlah uang saku yang pas untuk mereka. Anda bisa meminta anak untuk mengevaluasi uang saku yang telah diberikan.

Sebagai gambaran, Anda bisa menanyakan kebutuhan harian mereka di sekolah, aktivitas ekstrakurikuler, serta keinginan mereka. Anda juga bisa memberikan kesempatan pada mereka untuk berbicara tentang kebutuhan dan harapan mereka terkait uang saku. Dengarkan curahan hati mereka dengan tulus tanpa menghakimi atau mengkritik.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengajarkan anak tentang cara mengelola uang dengan bijaksana dan pentingnya menabung. Hal ini dapat membantu mengembangkan keterampilan mengelola uang pada anak.

Menabung juga dapat membantu anak memahami nilai uang. Mereka akan belajar bahwa uang tidak datang dengan mudah dan harus dihargai.

Anda dapat mendorong anak menabung sebagian dari uang saku mereka atau hadiah yang mereka terima. Bantu mereka menetapkan tujuan membuka tabungan anak, seperti membeli mainan yang diinginkan atau untuk biaya liburan keluarga.

Salah satu rekomendasi tabungan anak online yang cocok untuk melatih gemar menabung adalah Tabungan BRI Junio.

Tabungan BRI Junio. Dok. BRI Tabungan BRI Junio.

Tabungan BRI Junio merupakan produk tabungan yang ditujukan khusus untuk anak berusia 0-17 tahun. Tabungan ini memiliki fasilitas dan fitur yang menarik bagi anak-anak. Sebut saja, bunga tabungan yang kompetitif, kehadiran fitur Tabungan BRI Junio Rencana, kemudahan bertransaksi online secara real-time lewat aplikasi BRImo.

Tabungan BRI Junio juga memiliki desain buku tabungan dan Debit BRI ber-chip yang menarik. Dengan demikian, anak-anak dapat lebih semangat menabung.

Pemilik Tabungan BRI Junio juga dapat bertransaksi di Kerja BRI dan anjungan tunai mandiri (ATM) BRI di seluruh Indonesia. Setoran awal minimal tabungan ini juga terjangkau, yakni mulai Rp 100.000.

Selain itu, BRI Junio memiliki program menarik untuk pembukaan Tabungan BRI Junio Rencana periode 1 Juni - 31 Agustus 2024. Berikut paket tabungan yang bisa dipilih orangtua.

Program pembukaan Tabungan BRI Junio Rencana.Dok. BRI Program pembukaan Tabungan BRI Junio Rencana.

Sebagai informasi, setoran awal untuk semua paket program wajib ditahan 12 bulan. Orangtua dapat menikmati berbagai hadiah menarik dari Tabungan BRI Junio Rencana, yakni dua tiket KidZania, serta saldo BRImo Rp 500.000.

Jadi tunggu apalagi? Segera kunjungi unit kerja BRI terdekat dan buka rekening Tabungan BRI Junio Rencana sekarang. #TabunganBRIJunio bisa jadi #TabunganBRIPasBuatmu.

Untuk membuka Tabungan BRI Junio, Anda bisa melakukannya secara online melalui BRImo. Anda cukup mengunduh aplikasi BRImo di Play Store, App Store, atau App Gallery secara gratis. Anda dapat klik tautan ini untuk informasi lebih lanjut mengenai BRI Junio.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com