Advertorial

Hadirkan Karya Inovatif Mahasiswa, PEM Akamigas Gelar EPICS 2024

Kompas.com - 19/06/2024, 15:56 WIB

KOMPAS.com - Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas menggelar Exhibition of PEM Akamigas Innovation and Company Showcase (EPICS) 2024 di Grha Oktana, Cepu, Jawa Tengah, Kamis (13/6/2024).

Kegiatan tersebut merupakan platform bagi mahasiswa tingkat 3 dan 4 PEM Akamigas untuk memamerkan hasil proyek, berkompetisi dalam tantangan inovasi, dan berinteraksi dengan profesional industri.

EPICS 2024 memamerkan 125 karya tugas akhir mahasiswa dari 5 program studi (prodi), yakni Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Instrumentasi Kilang, Teknik Mesin Kilang, serta Logistik Minyak dan Gas. Masing-masing prodi memamerkan 25 karya mahasiswa.

Selain tugas akhir, EPICS 2024 juga menghadirkan stan dari Elnusa, Pertamina Gas Negara, Pertamina Gas, Kilang Pertamina Balikpapan, dan Kota Minyak Internusa.

Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani menjelaskan, EPICS 2024 memiliki empat kegiatan utama, yakni pameran tugas akhir mahasiswa tingkat 3 dan 4, sharing session bersama profesor peneliti BRIN, stan dan presentasi perusahaan, serta kompetisi stan dan inovasi.

PEM Akamigas menggelar EPICS 2024.DOK. PEM Akamigas PEM Akamigas menggelar EPICS 2024.

Adapun karya mahasiswa tingkat 3 berupa proyek capstone design yang menunjukan penerapan praktis dari pembelajaran akhir.

“Sementara itu, mahasiswa tingkat 4 menampilkan proyek tugas akhirnya dan menunjukkan kesiapan mereka untuk berkontribusi pada industri dengan solusi dan penelitian inovatif,” kata Erdila dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (19/6/2024).

Salah satu peserta EPICS 2024, Balqis Isya Candradi, menilai bahwa pameran tersebut dapat menambah pengetahuan mahasiswa.

“Terlebih, pameran tersebut juga diikuti pelaku industri. Semoga pameran ini juga membuka peluang untuk magang,” ujar mahasiswi tingkat 3 Prodi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas itu.

Pada kesempatan tersebut, pelaku industri juga memaparkan profil perusahaan untuk memberikan pemahaman di bidang industri dan peluang kerja untuk mahasiswa.

EPICS 2024 juga menghadirkan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Profesor Dr Eng Deni Shidqi Khaerudini yang menjadi pembicara sharing session bertema “Pendanaan Riset dan Inovasi: Membangun Teknologi Rendah Karbon untuk Dunia yang Lebih Bersih”.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau