Advertorial

Nova Luncurkan Buku Perempuan Berbagi Rasa, Kumpulan Surat Dari Rubrik “Tanya Jawab Psikologi”

Kompas.com - 27/06/2024, 15:37 WIB

KOMPAS.com - Di Indonesia, perempuan kerap menjadi korban utama dalam permasalahan rumah tangga, terutama terkait perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Rabu (28/2/2024), angka perceraian di Tanah Air terus meningkat setiap tahun.

Pada 2023, misalnya, terdapat 463.654 kasus pasangan bercerai. Perceraian ini tidak hanya menimbulkan konsekuensi ekonomi dan sosial, tetapi juga dampak psikologis yang signifikan. Utamanya, bagi perempuan yang kemudian sering merasakan stres, kecemasan, dan depresi akibat proses perceraian yang kompleks.

Media wanita terbesar di Tanah Air, Nova, percaya bahwa perempuan memainkan peran penting dalam berbagai lini kehidupan, baik sebagai perempuan, istri, dan ibu dalam masyarakat.

Perempuan tidak hanya membawa kelembutan dan kebijaksanaan dalam mengasuh anak-anak serta mendukung suami. Sebagai istri, perempuan turut memberikan dukungan emosional dan intelektual mendalam, sambil menjaga harmoni rumah tangga.

Sebagai ibu, perempuan menjadi teladan yang mengilhami dan bertanggung jawab membentuk karakter generasi mendatang dengan cinta tanpa syarat.

Dengan kelembutan dan keberanian, perempuan memperlihatkan kekuatan tak ternilai dalam membentuk dunia yang lebih baik melalui perannya yang beragam ini.

Editor in Chief Nova Indira D Saraswaty mengatakan, perempuan tidak luput dari banyak tantangan dalam pernikahan.

Menurutnya, perempuan juga dihadapkan pada tuntutan untuk bisa mengelola peran ganda antara karier dan tanggung jawab domestik, serta kerap harus mampu mengatasi konflik dan kesulitan dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan keluarga.

“Antara stres, kegelisahan, dan keinginan untuk bisa memberikan yang terbaik untuk keluarganya, perempuan butuh dukungan sesama perempuan. Salah satu upaya yang Nova berikan adalah ruang berbagi dan mengadu,” ujar Indira dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (27/6/2024).

Indira melanjutkan, kehadiran Nova setiap minggu dalam bentuk tabloid sejak 1988 hingga 2022, kemudian lewat website dan berbagai media sosial (medsos), adalah salah satu upaya Nova untuk menjadi sahabat yang bisa diandalkan.

“Dengan begitu, perempuan Indonesia bisa mencapai kebahagiaan,” kata Indira.

Perempuan berbagi rasa

Seiring dengan semangat Nova yang senantiasa hadir sebagai wadah bagi seluruh perempuan, tabloid ini meluncurkan buku berjudul Perempuan Berbagi Rasa: Kumpulan Surat di Rubrik ‘Tanya Jawab Psikologi Tabloid Nova”.

Tidak sekadar berisi kumpulan cerita, buku tersebut merupakan persembahan dari kekuatan perempuan Indonesia.

Menghadirkan 13 cerita inspiratif yang dikurasi secara khusus, buku tersebut mengungkapkan bagaimana perempuan-perempuan hebat mampu mengatasi berbagai tantangan kompleks dalam kehidupan rumah tangga.

Rubrik “Tanya Jawab Psikologi” Nova bukan sekadar sebuah kolom dalam tabloid, melainkan sahabat dan penasehat setia bagi pembaca. Melalui jawaban-jawaban bijak dan solusi-solusi yang relevan, rubrik ini telah membantu jutaan perempuan Indonesia selama puluhan tahun dalam menavigasi lika-liku kehidupannya.

Indira menjelaskan, buku Perempuan Berbagi Rasa bukan sekadar kumpulan kisah, melainkan langkah penting guna menghadirkan suara-suara inspiratif yang memotivasi untuk terus maju.

“Itu sebabnya sejak terbit pertama pada 1988, tabloid Nova sudah memuat halaman tanya jawab psikologi. Berasal dari kiriman pembaca, halaman konsultasi ini mulanya hanya setengah halaman. Kemudian, semakin populer dan berkembang menjadi satu halaman yang diasuh psikolog Rieny Hassan,” terangnya.

Ia melanjutkan, buku tersebut sudah diminta hadir sejak lama oleh para pembaca Nova.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan tentunya Rieny yang menjawab setiap surat selama puluhan tahun, akhirnya semua doa dan permintaan Sahabat Nova terjawab,” tambahnya.

Pada Minggu, (23/6/2024), Gramedia Grand Indonesia menjadi tuan rumah peluncuran buku Perempuan Berbagi Rasa yang diselenggarakan Nova bekerja sama dengan penerbit Miracle.

Peluncuran tersebut menampilkan mini talkshow interaktif yang diisi oleh Managing Editor Nova Dian Kardha dan digital content enthusiast Lita Iqtianty.

Dian dengan pengalaman panjangnya mengasuh Tabloid Nova berbagi cerita di balik layar kala mengurasi rubrik “Tanya Jawab Psikologi” dan manfaat yang bisa dipetik dari buku Perempuan Berbagi Rasa.

Sementara, Lita seorang digital content enthusiast, berbagi pengalaman pribadinya sebagai seorang ibu tunggal dan bagaimana dirinya menghadapi berbagai rintangan sehari-hari. Terutama, dalam mengelola karier di dunia digital.

Indira berharap, peluncuran buku anyar besutan Nova menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman akan peran penting psikologi dalam kehidupan perempuan modern.

“Para perempuan juga dapat memiliki semangat baru dan koneksi yang lebih dalam dengan sesama perempuan, serta dengan pengetahuan yang lebih luas bagaimana berbagi dengan ahli dapat membantu mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Indira.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau