Advertorial

Launching Webinar Series ASN Adaptif, Pj Gubernur Sulsel Harap ASN Terbuka Menerima Perubahan

Kompas.com - 28/06/2024, 17:56 WIB

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Profesor (Prof) Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi inovasi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel Prof Dr Muhammad Jufri terkait webinar series Aparatur Sipil Negara (ASN) Adaptif di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (27/6/2024).

Melalui webinar tersebut, seluruh ASN diharapkan menjadi adaptif, bisa terus maju, serta terbuka menerima perubahan.

Dalam sambutannya saat meluncurkan webinar series ASN, Prof Zudan berterima kasih kepada Prof Juri, seluruh jajaran ASN, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Ia berharap, webinar series tersebut bisa menjadi wadah bagi ASN untuk mengembangkan diri.

"Terima kasih Prof Jufri atas dimulainya webinar series tersebut karena sudah menjadi kebutuhan. Kami melihat bahwa ke depan, masing-masing OPD bisa mengusulkan tema pada setiap pertemuan sesuai kebutuhan OPD,” kata Prof Zudan dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (28/6/2024).

Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan. Dok. Pemprov Sulsel Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan.

Prof Zudan menilai webinar series perlu dilakukan karena pemerintah terus berupaya agar ASN menjadi adaptif. Ia berharap, ASN dapat memperbaiki dan memperbarui cara berpikir dan bekerja.

“ASN harus adaptif dan terbuka menerima perubahan karena perubahan terjadi terus menerus," ujarnya.

Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan. Dok. Pemprov Sulsel Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan.

Sementara itu, Prof Jufri berharap bahwa ke depan, ASN bisa mengikuti perubahan regulasi sesuai ketentuan supaya dapat beradaptasi dengan kemajuan.

Sebagai informasi, acara tersebut juga dihadiri Kepala Badan BPSDM kabupaten dan kota se-Sulsel serta Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau