Advertorial

Dukungan Penuh Pemkot Cilegon Antar TP-PKK Raih Penghargaan Tertinggi dari BKKBN

Kompas.com - 30/06/2024, 11:36 WIB

KOMPAS.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Cilegon meraih penghargaan tertinggi dari Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yaitu Manggala Karya Kencana.

Penghargaan diberikan di Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Semarang, Jumat (28/6/2024). Wali Kota Cilegon Helldy Agustian turut hadir mendampingi Ketua TP-PKK Hany Seviatry untuk menerima penghargaan tersebut.

Dalam kesempatannya, Helldy mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama tim, termasuk dirinya.

"Penghargaan ini berkat kerja sama tim, dari DP3AP2KB, dinas terkait, TP-PKK Kota Cilegon, juga masyarakat Kota Cilegon," kata Helldy dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (30/6/2024).

Selama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon konsisten mendukung berbagai program TP-PKK yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesehatan masyarakat. Dukungan tersebut sejalan dengan tema Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2024, yaitu "Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas".

“Upaya dalam meningkatkan kualitas SDM sendiri direalisasikan dalam pemberian beasiswa full sarjana dan membangun empat SMP negeri baru. Tujuannya, untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Kota Cilegon, lanjut Helldy, juga telah meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC). Dengan program ini, masyarakat setempat dapat berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP.

“Kini, berobat ke rumah sakit di Cilegon hanya cukup menggunakan KTP karena UHC di sini sudah di atas 100 persen,” terang Helldy.

Sementara itu, Hany menegaskan bahwa peran Helldy sangatlah penting dalam kesuksesan program PKK.

“Dukungan dan komitmen Pak Wali Kota sangatlah besar dalam program PKK. Beliau memiliki andil besar dalam meraih penghargaan ini,” ucapnya.

Dirjen Ketahanan Kementerian Ketahanan RI Oktaheroe Ramsi dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan tanda keberhasilan pemerintah daerah dalam menangani keluarga menuju Indonesia Emas 2024.

"Indonesia emas bergantung dari sukses dan tidaknya kepengurusan Pemerintah terkait Keluarga di daerahnya, dengan dukungan penuh dan komitmen bersama untuk menjalin sinergitas dan kolaborasi dalam rangka ketahanan keluarga menuju Indonesia emas 2045," terang Oktaheroe. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau