Advertorial

Bank Mandiri Mudahkan Proses Pengajuan KPR Digital dengan Livin' KPR

Kompas.com - 09/07/2024, 14:06 WIB

KOMPAS.com - Bank Mandiri terus berinovasi memberikan kemudahan bagi nasabah di beyond superapp Livin’ by Mandiri. Terbaru, Bank Mandiri menghadirkan fitur Livin’ KPR yang memudahkan nasabah mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) dalam satu aplikasi. 

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius menjelaskan, nasabah kerap menghadapi berbagai kesulitan dalam mengajukan KPR, seperti persyaratan dan pengajuan yang rumit serta biaya bunga tinggi.

Masalah tersebut membuat banyak orang menunda keinginan untuk memiliki rumah. Akibatnya, mereka belum menjadikan tempat tinggal sebagai investasi utama dalam jangka panjang.

“Fitur Livin' KPR merupakan upaya berkelanjutan kami dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah,” tutur Aquarius dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (8/7/2024).

Fitur Livin' KPR, lanjut Aquarius, hadir sebagai solusi inovatif untuk merampingkan tahapan pengajuan KPR menjadi lebih seamless dengan memastikan prosesnya cepat dan efisien. 

Livin’ KPR menyediakan pilihan properti variatif, suku bunga yang kompetitif, diskon biaya provisi, serta formulir pengajuan dan proses KPR yang mudah dan simpel.

Selain itu, Livin’ KPR juga memudahkan nasabah menemukan properti idaman berdasarkan preferensi harga dan fasilitas umum di sekitarnya.

Guna memberikan pengalaman yang imersif, nasabah bisa mencoba Virtual Tour 360°. Di fitur ini, nasabah bisa menjelajahi setiap sudut properti seakan berada di lokasi secara langsung.

Livin’ KPR juga menawarkan fleksibilitas dalam merencanakan keuangan secara akurat dengan fitur Simulasi Angsuran. Terdapat juga Tracking KPR yang memungkinkan nasabah memantau status aplikasi KPR secara real-time

"Kami percaya, memiliki rumah impian bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga bukti kecerdasan finansial dan keteguhan hati dalam mencapai tujuan hidup. Dengan Livin' KPR, impian tersebut dapat diwujudkan lebih cepat," imbuhnya.

Fitur Livin' KPR diharapkan mampu memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah impian. Pada akhirnya, masa depan yang lebih bermakna dapat tercipta.

Dari sisi perbankan, fitur Livin’ KPR diharapkan dapat mengoptimalkan akuisisi KPR dan meningkatkan portfolio Mandiri KPR pada 2024. Saat ini, pencairan KPR Bank Mandiri telah meningkat sebesar 31,4 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). 

Selain Livin’ KPR, Livin’ by Mandiri juga memberikan pengalaman transaksi yang seamless lewat penyederhanaan pembayaran tagihan melalui fitur “Bayar”. Melalui fitur ini, nasabah cukup menyalin nomor virtual account (VA) tanpa perlu mencari kode biller. Nasabah juga dapat memilih tiga sumber dana, yaitu tabungan, kartu kredit, atau Livin' Paylater. 

Tak ketinggalan, Livin’ by Mandiri juga menyajikan dukungan penuh terhadap produk Mandiri e-MoneySelain top-up tanpa biaya, nasabah juga dapat mengecek semua riwayat transaksi e-Money.

Dengan demikian, nasabah tidak perlu mengumpulkan bukti pembayaran tol dan parkir karena semua transaksi terekam secara otomatis. Nasabah bisa diakses kapan saja melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. 

Sebagai informasi, pengguna aplikasi Livin' by Mandiri menembus 25,4 juta hingga Mei 2024. Jumlah ini naik 37 persen secara tahunan.

Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri mencapai Rp 1.552 triliun dengan volume transaksi sebesar 1,45 miliar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau