Advertorial

Wakili Indonesia, Tim LKG-SKF Bidik Prestasi di Piala Gothia

Kompas.com - 10/07/2024, 09:54 WIB

KOMPAS.com - Tim LKG-SKF Indonesia yang merupakan hasil seleksi dan binaan Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2023/2024 resmi diperkenalkan ke publik dan dilepas pada acara Meet The World di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (6/7/2024).

Tim berisikan 18 pemain terbaik itu dipersiapkan untuk meraih hasil terbaik di Piala Gothia yang digelar pada 14-20 Juli 2024 di Gothenburg, Swedia.

National Territory Sales Head SKF Indonesia Arie Marsetyo dan Anggota Exco PSSI Vivin Cahyani turut menghadiri acara Meet The World.

Direktur Liga Kompas U-14 Emilius Caesar Alexey berharap, Tim LKG-SKF Indonesia dapat berjuang sekuat tenaga menampilkan kemampuan terbaik di Piala Gothia. Meskipun bukan tim nasional, nama dan bendera Indonesia akan melekat pada para pemain.

“Oleh karena itu, sudah sepatutnya mereka menampilkan sisi terbaik hasil kompetisi dan latihan intensif selama ini,” ujar Caesar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (9/7/2024).

Caesar menambahkan, pihaknya tidak memberikan target kepada Tim LKG-SKF Indonesia. Meski demikian, ia berharap, tim ini bisa meraih hasil tertinggi.

“Kami (LKG-SKF) pernah menjadi runner-up pada 2013 dan juara ketiga pada 2018. Semoga tahun ini bisa menjadi juara,” tuturnya.

Dalam Meet The World, tim LKG SKF Indonesia dijadwalkan bertanding melawan runner-up Liga Kompas U-14 musim lalu, Sekolah Sepak Bola (SSB) Intan Soccer.

Uji coba itu bertujuan untuk mengukur kesiapan tim LKG-SKF. Total, sudah sembilan laga uji coba diikuti tim LKG-SKF. Selain uji coba, tim ini juga sempat mengikuti pemusatan latihan di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Caesar memaparkan, Tim LKG-SKF sudah berlatih intensif selama lebih dari tiga bulan dan menjalani serangkaian laga uji coba dengan tim yang lebih senior.

“Melalui uji tersebut, tim pelatih dapat mencoba berbagai formasi dan menguji pemain dalam banyak posisi berbeda agar siap bermain dalam berbagai peran di Piala Gothia,” tuturnya.

Pelatih Tim LKG-SKF Indonesia Yani Muhammad Yamin mengungkapkan, kesiapan timnya menghadapi Piala Gothia sudah 99 persen. Ia optimistis, kesiapan timnya menjadi 100 persen di Gothia.

“Insyaallah, dengan kedalaman skuad yang merata, Tim LKG-SKF Indonesia bisa lolos fase grup dan memenuhi target membawa pulang Piala Gothia,” kata Yani.

Jadi batu loncatan

Dari delapan laga uji coba yang dijalani, tim LKG-SKF meraih empat kali kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kekalahan. Tim ini menghadapi lawan dengan rata-rata usia pemainnya lebih tua.

Untuk memupuk kepercayaan diri menghadapi tim dari negara lain, LKG-SKF juga mendapatkan bimbingan psikolog dari Ikatan Psikologi Indonesia (IPO). 

Vivin Cahyani pun mengapresiasi kehadiran Liga Kompas yang konsisten menghasilkan pemain-pemain berbakat untuk bertanding di kancah internasional.

Vivin berharap, semangat dan pencapaian para pemain yang terpilih untuk berlaga di Piala Gothia dapat menjadi loncatan awal menggapai impian lebih besar.

“Saya berharap, kalian tetap berlatih dan tidak berpuas diri. Apa yang kalian capai bisa menjadi pijakan untuk meloncat ke tahap lebih tinggi. Kalian adalah pemain-pemain timnas masa depan,” ucap Vivin.

Tim LKG-SKF Indonesia melakukan serangkaian uji coba.Dok. Kompas Tim LKG-SKF Indonesia melakukan serangkaian uji coba.

Manajer Wilayah Grup SKF Erfandy Priyo Utomo menyampaikan bahwa pelaksanaan Liga Kompas sejak lebih dari satu dekade bukan sekadar menyaring pesepak bola belia terbaik, melainkan juga mengajarkan dan memupuk mentalitas generasi muda agar disiplin.

Dengan demikian, para pemain muda memiliki komitmen dalam mencapai tujuan dan cita-cita serta belajar sportivitas dan bekerja sama sebagai tim.

Selain itu, partisipasi LKG-SKF di Piala Gothia menjadi upaya agar para pesepak bola belia dapat mempelajari budaya negara lain. Mereka dapat bertemu orang-orang dari berbagai penjuru dunia secara langsung untuk mengasah mental.

“Ada kebanggaan jika tim LKG-SKF menang dan membawa nama Indonesia di Piala Gothia. Meski demikian, menang dengan nilai fair play, kerja sama, dan sportivitas akan membuat dunia melihat kualitas sepak bola Indonesia. Tim ini menjadi cerminan generasi muda Indonesia secara tidak langsung,” kata Erfandy.

LKG-SKF akan bertanding dalam kategori Boys U-15 di Piala Gothia. Mereka tergabung dalam Grup 2 bersama Hisingsbacka FC (Swedia), Alviks IK (Swedia), dan Flkir (Norwegia). Piala Gothia sendiri merupakan turnamen yang disebut “Piala Dunia Anak-anak dan Remaja”.

Sejumlah pesepak bola dunia yang pernah tampil di ajang itu adalah Andrea Pirlo, Xabi Alonso, Alan Shearer, Zlatan Ibrahimovic, dan Egy Maulana Vikri. Tim LKG-SKF Indonesia dijadwalkan bertolak ke Swedia pada Jumat (12/7/2024). 

Sebagai informasi, Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim 2023-2024 diselenggarakan Harian Kompas dan didukung Kacang Garuda.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com