Advertorial

Bupati Klaten Sampaikan Belasungkawa Kepada Keluarga Ketua OSIS SMAN 1 Cawas

Kompas.com - 12/07/2024, 16:45 WIB

KOMPAS.com - Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau langsung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cawas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jumat (12/07/2024).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi dan situasi di sekolah sekaligus memberikan dukungan kepada pihak sekolah dan keluarga korban.

Sebelumnya, diberitakan seorang siswa sekaligus Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, FN (18), meninggal dunia akibat tersengat arus listrik di kolam sekolah setempat pada Senin (8/7/2024) sore.

Siswa yang sedang berulang tahun tersebut diduga diceburkan ke kolam dan tersetrum saat berpegangan pada kabel listrik.

Pada kesempatan tersebut, Sri Mulyani mengaku prihatin dan berduka atas insiden tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada seluruh pihak sekolah dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia pun berpesan agar pihak sekolah dan pihak terkait lain dapat mengevaluasi, introspeksi diri, dan lebih waspada.

Selain itu, Pemkab Klaten juga menawarkan pendampingan psikologi untuk anak-anak yang ikut bermain dengan almarhum.

“Pesan saya, perayaan itu boleh, tapi yang terpenting euforianya jangan berlebihan dan membahayakan orang lain," kata Sri Mulyani dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau langsung SMAN 1 Cawas. Dok. Pemkab Klaten Bupati Klaten Sri Mulyani meninjau langsung SMAN 1 Cawas.

Setelah meninjau SMA Negeri 1 Cawas, Sri Mulyani beserta jajaran mengunjungi rumah duka untuk melakukan takziah.

Ia berharap, kehadirannya di rumah duka dapat memberikan dukungan morel dan emosional kepada keluarga yang berduka.

"Kami hadir di sini untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Semoga mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," tambahnya.

Sri Mulyani juga menekankan pentingnya meningkatkan keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah. Ia menginstruksikan pihak sekolah untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan di area yang berpotensi membahayakan siswa.

"Memastikan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa merupakan tugas bersama. Kami akan terus mendukung pihak sekolah dalam upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan," kata Sri Mulyani.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau