Advertorial

Tugu Insurance Dukung OJK Mengkaji Tarif Asuransi Kendaraan Listrik

Kompas.com - 23/07/2024, 13:51 WIB

KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengulas tarif kendaraan bermotor. Pada pembahasan ini, OJK mengusulkan industri asuransi untuk memisahkan rate asuransi kendaraan listrik secara terpisah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan bahwa OJK sedang melakukan pembahasan tersebut bersama para pemangku kepentingan industri.

“Pembahasan tersebut masih berjalan dan kami berharap dapat mencapai solusi yang bermanfaat untuk masyarakat luas,” ujar Ogi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (23/7/2024).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Teknik PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) Sudarlin menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti regulasi OJK jika terdapat kebijakan khusus terkait produk kendaraan listrik.

Ia berharap, OJK melakukan kajian terlebih dahulu dalam proses pembuatan kebijakan itu. Menurutnya, perusahaan asuransi dapat dilibatkan untuk memberikan pandangan dari sisi pelaku usaha.

“Dengan demikian, perusahaan dapat mengembangkan produk yang kompetitif sesuai aturan serta memberikan perlindungan terbaik bagi nasabah," ucap Sudarlin dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa.

Dalam penetapan premi asuransi kendaraan listrik, kata Sudarlin, Tugu Insurance masih mengacu pada basis yang sama dengan kendaraan konvensional. Saat ini, volume kendaraan listrik belum sebanyak kendaraan konvensional. 

Selain itu, kendaraan listrik juga memiliki komponen yang berbeda dengan konvensional dari sisi risiko, seperti baterai.

“Maka (dari itu), kami melakukan penyesuaian terms and conditions dalam penentuan premi. Hal ini dapat disesuaikan dengan risiko baru yang tidak terdapat pada kendaraan konvensional,” imbuhnya.

Meski tren penjualan kendaraan baru relatif menurun, penjualan kendaraan listrik justru mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak produsen mobil listrik luar negeri yang masuk ke Indonesia. 

Tugu Insurance memandang hal tersebut sebagai kesempatan untuk melakukan penetrasi pasar dan memberikan perlindungan terbaik bagi pemilik kendaraan. Inisiatif ini sekaligus menunjukan Tugu Insurance sangat mendukung perkembangan industri hijau di Indonesia.

Sudarlin menjelaskan bahwa dalam mendorong peningkatan premi asuransi kendaraan listrik, Tugu Insurance terus mengoptimalkan kerja sama dengan existing business partners.

“Kami ingin membangun kerja sama baru dengan business partners dalam ekosistem tersebut," ujar Sudarlin.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau