Advertorial

PJ Gubernur Sulsel Paparkan Upaya Digitalisasi di Lingkup Pemprov Sulsel

Kompas.com - 30/07/2024, 19:39 WIB

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Profesor Zudan Arif Fakrulloh memberikan pemaparan terkait digitalisasi reformasi birokrasi yang ia lakukan di kalangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Pemaparan tersebut ia sampaikan dalam Seminar Nasional Ikatan Alumni Pimpinan Nasional (Ika Pimnas) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI) di Aula Tudang Sipulung, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (20/7/2024).

Seminar itu juga dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas.

Zudan mengatakan, digitalisasi reformasi birokrasi sudah terlebih dahulu ia terapkan saat menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ia menerapkan di Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri sejak 7 tahun lalu, khususnya terkait masalah basis data.

Kini, hal serupa juga ia terapkan di Pemprov Sulsel sejak dirinya menjabat sebagai Pj Gubernur.

Adapun langkah pertama yang dilakukan adalah dengan membuat sistem penerimaan gaji aparatur sipil negara (ASN) dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkup Pemprov Sulsel agar lebih tepat waktu.

Kemudian, ia juga memperbaiki tatanan pemerintahan di lingkup Pemprov Sulsel.

"Inovasi di Dukcapil Kemendagri saya bawa masuk ke Provinsi Sulsel untuk memperbaiki tatanan pemerintahan ini. Inovasinya, mulai dari membuat pembayaran gaji dan TPP tepat waktu. Sekarang, semua bisa dilakukan dengan baik dan tepat waktu," ujar Zudan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (29/7/2024).

Terkait penerapan digitalisasi basis data, masalah ini penting dilakukan untuk membantu pembangunan di wilayah tersebut.

"Tidak hanya itu, penerapan satu data di Pemprov Sulsel juga untuk mempermudah (pengecekan) data penerima bantuan sosial (bansos) serta bantuan lain sehingga penyalurannya berjalan dengan baik dan cepat," tuturnya.

Pj Gubernur Sulsel Zudan. Dok. Pemprov Sulsel Pj Gubernur Sulsel Zudan.

Pada kesempatan itu, Menpan-RB Anas mengakui bahwa pelayanan dan fasilitas yang disediakan oleh Pemprov Sulsel sudah berstandar bintang lima. Anas pun memuji kualitas pelayanan Pemprov Sulsel selama dirinya berada di Kota Makassar.

Menurutnya, Sulsel punya banyak orang hebat dengan pemikiran bintang lima.

"Tempat Bapak (Aula Tudang Sipulung) ini bagus. Tempat ini sudah bintang lima. Kemudian, pikiran orang-orangnya juga sudah bintang lima," puji Anas.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau