Advertorial

PNM Berdayakan Penyandang Disabilitas lewat Madani Vokasi Academy

Kompas.com - 02/08/2024, 21:21 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan penyandang disabilitas. Kali ini, perseroan meluncurkan program Madani Vokasi Academy. Program ini dirancang untuk membantu penyandang disabilitas meningkatkan kemandirian ekonomi.

Madani Vokasi Academy merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PNM yang berfokus pada pemberdayaan individu dengan disabilitas. Program ini menawarkan pelatihan keterampilan, sertifikasi kerja, dan pendidikan vokasi untuk menunjang keahlian terapan tertentu.

Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary mengatakan bahwa penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Indonesia perlu ditingkatkan.

Oleh karena itu, PNM memilih untuk mempersiapkan para penyandang disabilitas menjadi wirausaha yang unggul. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

"Kami membuka peluang baru bagi penyandang disabilitas yang tidak ingin menjadi pekerja formal. PNM berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi mereka dengan memberikan bekal keterampilan wirausaha," ujar Dodot seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (2/8/2024).

Pada tahap awal program itu, PNM mengadakan pelatihan pembuatan aneka kopi yang diikuti oleh 20 penyandang disabilitas. Selain itu, PNM juga membantu membuka akses pasar yang lebih luas dengan memfasilitasi pembukaan stan kopi dalam kegiatan perkumpulan komunitas atau kopdar.

Dodot menambahkan, penyandang disabilitas dengan semangat juang tinggi bisa berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Penting bagi kita semua untuk berkolaborasi menerapkan diversity, equity, dan inclusivity dengan memberikan hak yang sama kepada mereka agar bisa bersaing di dunia usaha,” imbuhnya.

PNM telah lama menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan penyandang disabilitas. Sebelum peluncuran Madani Vokasi Academy, perseroan telah memberikan pembiayaan kepada nasabah PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) penyandang disabilitas dan membentuk klusterisasi nasabah batik tuli.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau