Advertorial

Didukung Industri Lokal, Pemkot Cilegon Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis

Kompas.com - 19/08/2024, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Cilegon Helldy Agustian mengawasi pelaksanaan program pilot project Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di tiga sekolah di Kota Cilegon, Banten, Senin (19/8/2024). Salah satunya, di SDN Samangraya I, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Pada kesempatan itu, Helldy mengapresiasi dukungan industri lokal, terutama PT Chandra Asri, yang berkontribusi pada pelaksanaan program MBG di Cilegon.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan PT Chandra Asri yang telah memberikan tumbler tambahan kepada seluruh siswa di SDN Samangraya I,” ujar Helldy dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Helldy pun mengaku senang melihat antusiasme siswa serta respons positif orangtua terkait program MBG.

"Kami bahagia melihat anak-anak menikmati makan bergizi gratis dan mendengar kepuasan dari orangtua yang merasa tenang akan terpenuhinya gizi seimbang bagi anak-anak mereka," tambahnya.

Selain SDN Samangraya I, program MBG juga diselenggarakan di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTSS) Nasyrul Ulum dan SDN Kebondalem.

Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Maulidin serta Jajaran Pejabat Eselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon turut meninjau program tersebut. Sedikitnya, terdapat 1.274 siswa penerima manfaat program MBG.

“Biaya per paket makanan untuk siswa SD sebesar Rp 18.325. Sementara, untuk siswa SMP adalah Rp 21.300. Sudah termasuk susu, tapi belum termasuk pajak,” terang Helldy.

Pada kesempatan sama, Sekretaris Tim 5 Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) Nevy Dwi Soesanto mengatakan, pelaksanaan program kali ini lebih baik dari sebelumnya.

“Kami akan mengevaluasi kendala yang ada untuk meningkatkan kualitas program ini pada 2025,” ujar Nevy.

Nevy menambahkan, setelah Cilegon, pilot project tersebut akan dilanjutkan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan daerah lainnya, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi.

Selain PT Chandra Asri, dukungan juga datang dari PT Sankyu. Direktur PT Sankyu Dedi Mufti menyatakan komitmen mereka dalam mendukung program MBG yang dicanangkan pemerintah.

“Kami akan terus berkontribusi dan mendukung penuh program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diusung oleh Walkot Helldy,” kata Dedi.

PT Sankyu melaksanakan program tersebut di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTSS) Nasyrul Ulum.

Kepala Sekolah MTSS Nasyrul Ulum Kota Cilegon, Ulfi Nurdin, mengapresiasi pelaksanaan program MBG.

"Program MBG penting untuk perkembangan anak-anak ke depan. Kami berterima kasih telah mempercayai sekolah kami sebagai bagian dari pilot project MBG,” kata Ulfi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau