Advertorial

Wiranto: Wali Kota Helldy “Aneh” Bisa Gandeng Industri Sukseskan MBG

Kompas.com - 21/08/2024, 19:54 WIB

KOMPAS.com - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto mengapresiasi skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon, Banten, karena melibatkan kontribusi CSR dari industri lokal. Pujian ini disampaikan Wiranto saat menghadiri pelaksanaan Pilot Project Program MBG di SDN Kedaleman IV Cilegon, Rabu (21/8/2024).

Wiranto menilai, skema tersebut bisa menjadi alternatif untuk pendanaan program serupa yang diusung oleh pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

“Pelaksanaan MBG di Cilegon ini sudah bagus. Program ini mencerdaskan kehidupan bangsa, jadi ini adalah kewajiban semua pihak,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com

Wiranto pun menganggap peran Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan keberhasilan program ini sebagai sesuatu yang “aneh” karena berhasil menggerakkan industri untuk mendukung program MBG.

“Ini pakai dana apa? Dana nasional yang bertumpu pada APBN terbatas. Di Cilegon ini ‘aneh’, CSR-nya bersatu padu dan semoga bantuannya tidak hanya untuk tiga hari, tapi bisa sampai tiga tahun,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wiranto juga menekankan bahwa program MBG penting sebagai strategi menyambut Indonesia Emas 2045.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah strategis untuk memastikan generasi mendatang memiliki kesehatan optimal dan daya saing global. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Wiranto berharap, Cilegon dapat menjadi contoh bagi daerah lain, terutama yang memiliki sektor industri, untuk ikut berpartisipasi dalam program ini.

“Kami berharap, program ini memberi dampak positif dan menjadi model bagi inisiatif serupa di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Helldy menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kunjungan para pejabat pusat tersebut.

“Kami merasa terhormat menerima kunjungan ini di tengah kesibukan Bapak-Ibu sekalian. Semoga kunjungan ini membawa berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.

Helldy menjelaskan bahwa program MBG bertujuan menyediakan makanan sehat bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia dan merupakan bagian dari janji kampanye Prabowo dan Gibran.

“Cilegon berperan sebagai pilot project dengan 10.314 siswa dari 23 sekolah yang mendapatkan manfaat, termasuk 13 SD negeri, 1 SD swasta, 4 SMP negeri, dan 5 MTs,” tutur Helldy.

Helldy juga mengapresiasi dukungan dari berbagai perusahaan melalui dana CSR, seperti PT Krakatau Sarana Infrastruktur, PT Krakatau Steel, PT Krakatau Posco, PT Chandra Asri, PT Asahimas Chemical, PT Sankyu, Lotte Chemical, BJB, serta dinas terkait yang berkontribusi dalam pelaksanaan program ini.

“Program ini dimulai pada 19 Agustus 2024 dan akan berlangsung hingga 23 Agustus 2024,” tambahnya.

Sebagai informasi, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, yakni Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional RI Hutabarat, Ketua Tim 5 Pelaksana MBG Taviota Bay, perwakilan dari Kota Tangerang, Surakarta, Salatiga, Tegas, Kabupaten Kudus, Forkopimda Kota Cilegon, Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin, Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia Dedi Setiadi, pimpinan perusahaan industri di Kota Cilegon, serta pejabat lingkup Pemerintahan Kota Cilegon.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau