Advertorial

Beli EV Hyundai Bebas Worry, Purnajual Andal dan Ekosistem Terintegrasi

Kompas.com - 22/08/2024, 14:35 WIB

KOMPAS.com – Industri otomotif global tengah bergerak cepat menuju era elektrifikasi. Di Indonesia, hal ini tecermin dari kesuksesan gelaran akbar beberapa pameran otomotif di Tanah Air.

Hampir pada tiap pameran, beragam mobil elektrik mejeng, mulai dari berdaya baterai hingga mobil hibrida.

Hyundai menjadi salah satu produsen yang berhasil mencuri perhatian khalayak pada pameran tersebut. Sebab, Hyundai merupakan pionir dalam menghadirkan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang ramah lingkungan dan berteknologi tinggi.

Chief Operating Officer (CEO) PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto menjelaskan, posisi Indonesia sangat strategis untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 270 juta orang dan ditopang perekonomian yang terus bertumbuh, Indonesia adalah pasar yang strategis untuk kendaraan listrik,” ucap pria yang karib disapa Soerjo itu sebagaimana diberitakan Kompas.id, Sabtu (17/2/2024).

Tak hanya menilai Indonesia sebagai pasar yang potensial, Hyundai juga mendorong Indonesia menjadi salah satu basis produksi mobil di kawasan Asia Tenggara. Pada 2021, Hyundai merampungkan pembangunan pabriknya di Cikarang dengan kapasitas produksi sebanyak 150.000 unit per tahun.

IONIQ 5 merupakan salah satu model EV pertama besutan Hyundai yang dirakit di Indonesia. Sejak pertama kali hadir di Tanah Air pada Mei 2022, EV satu ini langsung mencuri perhatian pencinta otomotif berkat desainnya yang futuristik dan inovatif.

Hyundai IONIQ 5 N. Dok HMID Hyundai IONIQ 5 N.

Berikutnya, IONIQ 6 yang hadir sebagai sedan listrik premium dengan desain elegan dan efisiensi energi yang luar biasa.

Khusus konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan ukuran kompak tapi tetap bertenaga, Hyundai menghadirkan KONA Electric. Ada pula All-New Kona Electric dengan peningkatan signifikan pada desain, teknologi, dan performa.

Sementara, bagi penggemar kecepatan yang juga peduli dengan keberlanjutan, IONIQ 5 N hadir sebagai mobil listrik performa tinggi.. Produk ini membawa DNA motorsport ke dalam dunia kendaraan listrik.

Kendaraan listrik worry-free

Hyundai memastikan bahwa kepemilikan mobil listrik Hyundai juga menjadi keputusan worry-free berkat layanan purnajual yang andal dan ekosistem elektrifikasi yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Layanan purnajual andal tersebut dihadirkan lewat program Hyundai Hadir Untukmu: Hyundai Jaga, Hyundai Jamin.

Khusus lini kendaraan listrik, Hyundai menawarkan berbagai manfaat bagi pelanggan yang melakukan pembelian IONIQ 5 dan IONIQ 6 pada 2024 melalui Hyundai Jamin.

Layanan after-sales terbaru yakni Hyundai Hadir Untukmu bagi pelanggan di Lampung. Dok. KOMPAS.com Layanan after-sales terbaru yakni Hyundai Hadir Untukmu bagi pelanggan di Lampung.

Adapun manfaat tersebut salah satunya jamin ganti mobil baru, yaitu jaminan penggantian mobil baru dengan tipe, warna, dan spesifikasi yang sama jika mobil mengalami nilai kerusakan minimal 50 persen. Manfaat ini berlaku sampai dengan 1 tahun setelah mobil dikirim.

Selain itu, ada pula manfaat jamin pelunasan cicilan, yaitu jaminan pelunasan pembiayaan selama masa tenor bagi pemilik kendaraan apabila mengalami kecelakaan. Manfaat ini berlaku khusus bagi pelanggan Hyundai Finance.

Hyundai juga memberikan manfaat jamin biaya medis konsumen, yaitu jaminan biaya perawatan medis bagi pengendara dan penumpang apabila mengalami kecelakaan. Perlu diketahui, jaminan tersebut berlaku untuk maksimal lima orang dengan biaya hingga Rp100 juta per individu. Program ini berlaku hingga satu tahun setelah mobil diterima oleh pelanggan.

Selanjutnya, manfaat jamin penggantian biaya ban. Dengan manfaat ini, pengguna bisa mendapatkan penggantian biaya pembelian ban baru dengan tipe dan ukuran yang sama bagi pelanggan. Manfaat tersebut berlaku selama satu tahun setelah serah terima kendaraan dan diberikan bila ban yang rusak akibat kecelakaan sudah tidak dapat digunakan lagi.

Sebagai pionir kendaraan listrik dan solusi mobilitas masyarakat Indonesia sejak 2020, Hyundai membuktikan komitmen dalam membangun ekosistem EV dari hulu ke hilir. Hal ini diwujudkan melalui pembangunan pabrik battery cell dan battery pack, produksi EV perdana dalam negeri, serta perluasan lebih dari 200 charging station di seluruh penjuru Tanah Air.

Upaya-upaya tersebut dinilai penting dalam menyokong transformasi menuju transportasi kendaraan listrik, sekaligus membuka peluang baru bagi industri otomotif Indonesia dalam mengadopsi teknologi canggih dan berkelanjutan.

President Director HMID Woojune Cha mengatakan bahwa Hyundai memiliki visi “Progress For Humanity” untuk berinovasi menciptakan masa depan yang lebih baik.

Salah satunya, lewat pengembangan berkelanjutan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemain penting di Asia Tenggara.

Langkah tersebut dinilai selaras dengan salah satu misi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai EV hub di Asia Tenggara.

“Sejalan dengan mimpi besar tersebut, Hyundai akan terus memimpin dan mengakselerasi elektrifikasi industri otomotif di Indonesia dengan mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui investasi terarah dan kemitraan strategis yang merangkul pemangku kepentingan secara luas, baik itu pemerintah maupun pelaku industri terkait,” ujar Woojune Cha.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau