Advertorial

Peringati HKN Ke-60, Dinkes Kabupaten Klaten Gelar Jambore Kesehatan 2024

Kompas.com - 23/08/2024, 16:32 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan Jambore Kader Kesehatan 2024 di Pendopo Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024).

Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jajang Prihono yang hadir mewakili Bupati Klaten Sri Mulyani.

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, camat, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) se-Kecamatan di Kabupaten Klaten, Kepala Puskesmas, kader posyandu, narasumber, dan tamu undangan.

Jajang mengatakan, Bupati Klaten mengapresiasi seluruh kader posyandu se-Kabupaten Klaten, Dinas Kesehatan, panitia, dan semua pihak yang mendukung penyelenggaraan acara tersebut. 

Ia pun mengajak para kader kesehatan agar berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik sesuai dengan transformasi layanan primer dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Saya (juga) bangga melihat simbol 25 kompetensi yang dikuasai ibu-ibu kader posyandu hari ini,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Melalui jambore tersebut, Jajang berharap, seluruh kader dapat memanfaatkan materi yang diberikan oleh narasumber hadir sebaik mungkin. Dengan begitu, para kader dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik serta memberikan bantuan mendasar layanan kesehatan dan sosial untuk masyarakat.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader untuk berpartisipasi dan bergerak aktif mendatangi rumah masyarakat untuk mendata dan mengecek kesehatan, baik ibu hamil maupun balita.

Kepala Dinkes Kabupaten Klaten Anggit Budiarto mengatakan, kegiatan Jambore Kader Kesehatan 2024 diikuti secara daring dan luring oleh kader posyandu se-Kabupaten Klaten.

“Jambore ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader agar mencapai target pada 2026. Harapannya, seluruh kader kesehatan di Kabupaten Klaten sudah menguasai dan lulus 25 kompetensi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Sekda Klaten bersama Kepala Dinkes Kabupaten Klaten menyerahkan piala penghargaan kepada pemenang Lomba Kader Posyandu Berprestasi dan Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Klaten.

Tak hanya itu, Jajang juga menyematkan selendang kepada 34 orang kader kesehatan se-Kabupaten Klaten. Terakhir, acara diisi dengan materi “Hidup Sehat dan Produktif, Tanpa Diabetes dan Hipertensi” oleh Dokter Nuril Ahmadi sebagai narasumber.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau