Advertorial

Gelar Tradisi Saparan Yaqowiyu Jatinom, Pemkab Klaten Sebar 6,5 Ton Apem untuk Warga

Kompas.com - 23/08/2024, 21:20 WIB

KOMPAS.com - Bupati Klaten Sri Mulyani menghadiri tradisi Saparan Yaqowiyu di Kompleks Makam Ki Ageng Gribig, Masjid Gedhe Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (23/8/2024). Puncak acara tradisi ini adalah sebaran apem Ki Ageng Gribig.

Selain Bupati Klaten, Menko Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto serta Wakil Menteri (Wamen) Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Paiman Raharjo juga hadir di acara itu.

Ketiga pejabat tersebut pun memulai lemparan sebaran apem. Warga yang hadir langsung berebut sebaran apem ini.

Bupati Klaten mengatakan, tradisi Saparan Yaqowiyu merupakan acara tahunan yang menjadi ikon pariwisata unggulan di Kabupaten Klaten dan Jawa Tengah.

Ia berharap, tradisi tersebut dapat terus dilestarikan masyarakat setiap tahun dan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Semoga, tradisi Saparan Yaqowiyu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Jatinom dan sekitarnya,” kata Bupati Klaten dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (23/8/2024).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten sendiri menyiapkan 6,5 ton kue apem yang merupakan sumbangan masyarakat Jatinom dan sekitarnya.

Sebaran apem dilaksanakan usai salat Jumat di Masjid Gedhe Jatinom. Dua gunungan apem yang telah diinapkan di area masjid dibawa turun ke panggung utama Oro-Oro Tarwiyah Sendang Klampeyan.

Sesampainya di panggung utama, gunungan apem lantas didoakan terlebih dahulu oleh paraga Ki Ageng Gribig. Prosesi andum apem atau sebaran apem pun dilakukan usai didoakan. Selain sebaran apem, acara tersebut juga dimeriahkan dengan acara seni budaya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau