Advertorial

Mudahkan Nasabah Berinvestasi, Bikin RDN Bisa di BRImo, Begini Caranya

Kompas.com - 30/08/2024, 19:10 WIB

KOMPAS.com – Agar bisa mencapai kebebasan finansial, butuh perencanaan secara matang. Salah satu caranya adalah konsisten dalam berinvestasi. Bahkan, investasi harus dilakukan sedini mungkin agar manfaatnya dapat maksimal.

Di Indonesia, sudah ada banyak instrumen investasi tersedia dan bisa dipilih, yakni reksa dana, obligasi, logam mulia, dan saham. Tiap instrumen punya faktor risiko berbeda-beda yang dapat dipilih sesuai preferensi dan tujuan investasi.

Bagi kamu yang punya tujuan investasi jangka panjang dan profil risiko tinggi, instrumen saham dapat jadi opsi. Saham memiliki imbal hasil tinggi. Namun perlu diingat, potensi kerugiannya pun besar. Karena itulah, instrumen ini disebut cocok untuk seseorang dengan profil risiko tinggi.

Meski fluktuatif, kinerja saham biasanya akan terlihat dalam jangka waktu 2-5 tahun. Ambil contoh pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada 9 Agustus 2019, IHSG berada di level 6.282. Lima tahun berselang, tepatnya 5 Agustus 2024, IHSG bertengger di level 7.059. Ini berarti, ada kenaikan nilai sekitar 12,3 persen.

Jika tertarik berinvestasi saham, kamu perlu mempelajari seluk beluknya ya agar siap dengan risiko-risiko ke depan. Selain itu, untuk memulai berinvestasi saham, kamu perlu memiliki rekening dana nasabah (RDN).

RDN adalah rekening dana atas nama nasabah yang akan dipakai untuk bertransaksi di pasar modal. RDN disediakan oleh lembaga perbankan seperti BRI.

Di BRI, RDN sudah bisa dibuka melalui smartphone, lho, yakni di BRImo. Jadi, kamu tidak perlu repot-repot pergi ke kantor cabang atau BRI Danareksa Sekuritas.

Adapun inovasi ini sesuai dengan komitmen BRI yang dikemukakan oleh Direktur Retail Funding dan Distribusi Andrijanto, yakni meningkatkan fitur-fitur yang ada di BRI.

“Kami berorientasi pada kepuasan nasabah. Oleh karena itu, kami terus berkomitmen meningkatkan layanan fitur-fitur BRI agar melebihi ekspektasi nasabah,” ujarnya kepada Kompas.com.

Selain memudahkan pendaftaran akun, kehadiran RDN pada BRImo juga memungkinkan nasabah untuk mengecek mutasi rekening dan informasi seputar RDN BRI kapan saja. Informasi mutasi rekening tersedia secara real-time dan informasi RDN langsung tertampil pada aplikasi BRImo.

Berinvestasi di RDN BRImo juga tidak dipungut biaya administrasi rekening. Adapun transaksi kliring dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan regulator.

Apabila ingin mengisi saldo rekening investasi, caranya juga tak sulit. Cukup lakukan top-up RDN BRI menggunakan e-channel yang disediakan BRI. Top-up juga bisa dilakukan melalui dompet digital. Mudah, bukan?

Cara buka RDN dari BRImo

RDN bisa dibuka dengan mudah di BRImo. Langkah pertama adalah memastikan bahwa kamu memiliki aplikasi BRImo pada smartphone. Setelah itu, ikutilah langkah berikut.

  1. Buka BRImo, lalu pilih menu ‘’Investasi’’
  2. Klik ‘’Buka RDN’’
  3. Lakukan foto KTP dan swafoto dengan memegang KTP
  4. Bubuhkan tanda tangan
  5. Isi data diri
  6. Isi data pekerjaan
  7. Pilih profil risiko
  8. Pilih Kantor Cabang BRI dan BRI Danareksa yang menjadi pengelola rekening
  9. Masukkan PIN
  10. Pembukaan rekening RDN berhasil

Mudah dan singkat, bukan? Kini, investasi bisa dilakukan dengan praktis lewat BRImo. Karena tersedia di smartphone, kamu pun tak perlu jauh-jauh mengecek perkembangan investasi di kantor cabang bank. Sebab, investasi bisa dipantau setiap waktu lewat BRImo. Informasi lebih lengkap tentang RDN BRImo bisa diakses pada tautan ini.

Untuk diketahui, selain RDN, BRImo juga memiliki instrumen investasi lain, seperti deposito, emas, dan surat berharga negara (SBN). Instrumen-instrumen ini juga bisa digunakan lewat BRImo, lho!

Apabila belum memiliki rekening tabungan BRI, tak perlu khawatir. Sebab, kamu bisa membuka rekening tabungan BRI secara daring lewat BRImo. Jadi, tak perlu jauh-jauh ke bank. Yuk, buka tabungan lewat BRImo dan rencanakan keuanganmu!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau