Advertorial

Hebat, AO PNM Mekaar Jadi Pembicara pada Ajang PPI Dunia 2024 di Budapest

Kompas.com - 12/09/2024, 10:32 WIB

KOMPAS.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan Account Officer (AO) PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Gravit untuk berbagi inspirasi kepada para peserta Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia 2024 di Budapest, Hungaria, Rabu (21/8/2024).

Di acara itu, Gravit merupakan satu-satunya pembicara lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan juga memiliki usaha kopi.

Gravit berbagi cerita tentang tantangan yang dihadapinya dalam mengembangkan usaha sembari bertugas memberikan pendampingan kepada pelaku usaha ultramikro yang tergabung sebagai nasabah PNM Mekaar.

Mendengar cerita Gravit, para peserta yang berkuliah di berbagai negara pun menunjukkan antusiasme tinggi.

Mereka terkesan karena Gravit yang merupakan seorang anak muda mampu mengembangkan usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan memberdayakan nasabah PNM Mekaar secara bersamaan.

“Pada awal usaha, saya menyisihkan gaji sedikit demi sedikit sampai akhirnya sekarang sudah ada 14 karyawan. Terpenting, berani mulai saja dulu,” ujar Gravit dalam siaran pers yang diterima Kompas.com. Kamis (12/9/2024).

Selama menjalankan usaha, ia juga membantu memberdayakan nasabah PNM Mekaar dengan membeli biji kopi dari salah satu nasabah untuk bahan baku utama di kedai kopinya.

Strategi tersebut tidak hanya membantu nasabah prasejahtera dalam memperluas jaringan penjualan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih besar dari sekadar transformasi ekonomi keluarga.

Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary mengungkapkan rasa bangganya terhadap para AO PNM Mekaar yang gigih seperti Gravit.

Ke depan, PNM akan terus berupaya memberikan kesempatan bagi siapa pun yang berprestasi dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. Salah satunya dengan memfasilitasi mereka untuk terlibat dalam forum berskala global.

“Kami berharap, muncul Gravit lain di luar sana dan menjadi penyemangat bagi AO PNM Mekaar di seluruh Indonesia. Terus semangat mengupayakan kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain yang membutuhkan,” jelas Dodot.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau