Advertorial

Dukung Pariwisata Hijau Mandalika, BRI Gandeng Pembalap MotoGP Tanam 10.000 Bibit Pohon

Kompas.com - 27/09/2024, 13:11 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Salah satu inisiatif terbarunya adalah mendukung kawasan MotoGP Mandalika menjadi destinasi Green Tourism melalui program penanaman sekitar 10.000 bibit pohon di area Mandalika.

Penanaman pohon tersebut dilakukan pada Kamis (26/9/2024), sebagai bagian dari rangkaian MotoGP Mandalika 2024.

Kegiatan tersebut juga melibatkan para pembalap MotoGP, seperti Miguel Oliveira (Trackhouse Racing), Johann Zarco (LCR Team), Mario Aji (IDEMITSU Honda Team Asia), Somkiat Chantra (IDEMITSU Honda Team Asia), Manuel Gonzalez (QJMOTOR Gresini Moto2™?), David Alonso (CFMoto Aspar Team), dan Ivan Ortola (MT Helmets-MSI).

Pada kesempatan terpisah, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa program penanaman pohon di Kawasan Mandalika merupakan wujud nyata kontribusi BRI dalam mendukung MotoGP 2024 dengan mengutamakan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan strategi perusahaan yang mendukung inisiatif environment, social, and governance (ESG) sesuai dengan standar nasional, regional, dan global, serta komitmen BRI terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“MotoGP 2024 adalah ajang berkelas dunia. Oleh karena itu, semua pihak, baik pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sektor swasta, dan masyarakat harus mendukung acara ini, termasuk memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Catur dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (27/9/2024).

Catur juga mengapresiasi inisiatif "Journey to Green Tourism Mandalika" yang menjadi bagian dari MotoGP Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut adalah salah satu langkah BRI untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

Selain itu, Catur menegaskan bahwa BRI terus mendukung pemerintah dalam upaya pemulihan ekosistem global dan penanggulangan perubahan iklim.

BRI berperan aktif melalui berbagai program yang membantu mengatasi perubahan iklim dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Melalui program BRI Peduli, yang menjadi payung TJSL, BRI telah menginisiasi program "BRI Menanam - Grow & Green". Program ini mencakup kegiatan pemulihan ekosistem baik di darat maupun di laut.

Sejak 2023, BRI telah menanam sebanyak 55.300 bibit pohon, termasuk mangrove, cemara laut, dan tanaman produktif seperti durian, kopi, aren, pinus, dan pala.

BRI juga telah melakukan transplantasi 2.430 fragmen terumbu karang di berbagai pulau di Indonesia.

Secara keseluruhan, program ini berpotensi menyerap 12.167,29 ton ekuivalen karbon dioksida (CO2e) per tahun.

Dalam pelaksanaannya, BRI berkolaborasi dengan berbagai organisasi non-profit dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan jangka panjang program ini melalui monitoring dan evaluasi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau