Advertorial

Temukan Kacamata Ideal di Eyesoul, Dapatkan Harga Spesial dari BRI!

Kompas.com - 28/09/2024, 09:49 WIB

KOMPAS.com – Kacamata tidak hanya digunakan untuk alasan kesehatan, tetapi juga soal penunjang gaya. Oleh karena itu, memilih model kacamata yang tepat dapat menunjang penampilan Anda secara keseluruhan.

Sebelum menentukan model kacamata yang ingin dibeli, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah tentang kecocokan bentuk wajah dengan model kacamata.

Sebab, ada beberapa model kacamata yang tidak cocok digunakan pada bentuk wajah tertentu.

Kesalahan memilih model kacamata dapat membuat wajah terlihat lebih besar dan terkesan tidak proporsional.

Berikut adalah rekomendasi model kacamata yang sesuai dengan bentuk wajahnya.

  1. Wajah bulat

Wajah bulat memiliki karakteristik panjang dan lebar yang hampir sama. Garis rahang juga lebih lembut tanpa sudut yang tajam. Oleh karena itu, Anda dapat memilih model kacamata yang dapat membantu menyeimbangkan fitur wajah.

Pilihlah kacamata yang memiliki sudut tajam dengan bentuk geometris, seperti persegi atau persegi panjang. Bisa juga dengan memilih kacamata yang bingkainya lebih besar daripada wajah untuk memberikan efek tirus.

  1. Wajah oval

Pada dasarnya, wajah oval cocok menggunakan model kacamata apa saja. Sebab, pemilik wajah oval cenderung memiliki dahi yang sedikit lebih lebar dengan tulang pipi yang terlihat lebih tinggi sehingga bentuknya sudah proporsional.

Jika memiliki tipe wajah ini, Anda bebas bereksperimen menggunakan variasi model kacamata, mulai dari persegi, d-frame, bulat, hingga cat eye. Manfaatkan bentuk wajah yang ideal ini dengan bebas memilih material dan warna kacamata yang lebih bervariasi untuk menunjang penampilan.

  1. Wajah hati

Karakteristik wajah hati cenderung memiliki dahi yang lebar. Bentuk wajah ini kerap memiliki “masalah” di area dagu yang terkesan sempit.

Untuk itu, Anda membutuhkan kacamata dengan bingkai bawah yang lebih lebar. Bisa juga menyiasatinya dengan kacamata tanpa bingkai atau rimless untuk menyeimbangkan dahi dan dagu.

  1. Wajah segitiga

Persegi atau segitiga merupakan bentuk wajah yang paling unik. Wajah segitiga memiliki fitur yang kuat pada garis rahang dan sempit serta tulang pipi yang menonjol.

Bentuk wajah ini membutuhkan model kacamata dengan bingkai lebar di bagian atas, seperti cat eye atau aviator. Model kacamata ini dapat memperkuat bentuk wajah dan mempertegas keunikannya.

  1. Wajah persegi

Garis rahang yang kuat dan dahi yang lebar merupakan karakteristik wajah persegi. Bentuk wajah ini sangat cocok menggunakan kacamata model bulat atau oval untuk menampilkan kesan yang lebih proporsional.

Bisa juga dengan menggunakan kacamata dengan frame lebar untuk menyeimbangkan wajah. Pilih juga bingkai berwarna cerah atau netral untuk mengalihkan garis-garis tegas pada wajah.

Itulah beberapa tip dalam memilih kacamata sesuai dengan bentuk wajah. Untuk mempermudah Anda, carilah kacamata di toko yang menyediakan berbagai model kacamata, seperti Eyesoul.

Apalagi, saat ini sedang ada promo menarik dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk produk kacamata dengan model frame cat-eye, square, semiround, dan oval dari berbagai brand. Dapatkan diskon senilai 10 persen dengan pembayaran melalui Kartu Debit BRI, Kartu Kredit BRI, dan melalui BRImo.

Promo ini berlaku untuk satu kali transaksi bagi setiap nasabah per hari selama pembelian periode 6 September sampai 8 Oktober 2024 di seluruh merchant Eyesoul di Indonesia.

Jadi, segera kunjungi Eyesoul dan temukan kacamata terbaik sesuai dengan bentuk wajah Anda. Jangan lupa lakukan transaksi dengan produk BRI untuk mendapatkan promo menarik.

Unduh BRImo di PlayStore, App Store, dan Huawei Appgallery untuk kemudahan transaksi kapan saja dan di mana saja.

Temukan informasi dan promo menarik dari BRI melalui tautan berikut ini.

#PromoMerchantBRI #Promoholic #DebitBRI #KartuKreditBRI #BRImo #EDCBRI

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau