Advertorial

Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Klaten: Pancasila Punya Makna Besar bagi Bangsa Indonesia

Kompas.com - 01/10/2024, 13:41 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Pendapa Ageng, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Klaten, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), mahasiswa, dan pelajar di Kabupaten Klaten.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Klaten Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk bersyukur atas peran Pancasila sebagai ideologi. Bupati juga meminta masyarakat memahami peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa.

“Kita tentunya bersyukur memiliki Pancasila karena terdapat makna besar bagi bangsa Indonesia. Dari masa ke masa, bangsa Indonesia melewati berbagai tantangan yang cukup sulit berkat Pancasila yang hadir untuk mempersatukan kita,” ujar Sri dalam pidatonya di Pendapa Ageng, Kabupaten Klaten, Selasa (1/10/2024), seperti dikutip dari siaran pers Pemkab Klaten.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Pendapa Ageng, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024). Dok. Pemkab Klaten Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Pendapa Ageng, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (1/10/2024).

Pada kesempatan itu, Sri juga memaparkan potensi demografi di Klaten yang dapat dimanfaatkan sebagai langkah awal menuju Indonesia Emas 2024.

Sri mengatakan, Kabupaten Klaten terus berbenah dan memperbaiki diri. Saat ini, Kabupaten Klaten terdapat proyek strategis nasional (PSN) berupa jalan tol Surakarta-Yogyakarta. Jalan tol ini terhubung dengan Tol Trans-Jawa.

Ia pun berharap, keberadaan PSN jalan tol tersebut memberikan manfaat menguntungkan bagi masyarakat Klaten di bidang ekonomi dan memudahkan infrastruktur masyarakat.

“Dan, tentunya pelaksana tol akan mengakomodasi kepentingan masyarakat Kabupaten Klaten. (Jalur) jalan tol yang dipilih ini mayoritas adalah sawah produktif sehingga ini digantikan dengan UMKM yang nanti akan ditempatkan di rest area,” papar Bupati Klaten.

Di upacara tersebut, Ketua Sementara DPRD Klaten membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau