Advertorial

Berhasil Kelola 22 Ton Sampah, BRI Peduli Jaga Aspek Keberlanjutan Lingkungan MotoGP Mandalika

Kompas.com - 04/10/2024, 13:36 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menunjukkan komitmen kelestarian lingkungan melalui program BRI Peduli pada ajang MotoGP Mandalika 2024.

Melalui acara ini, BRI berkontribusi dalam menciptakan lingkungan Mandalika yang lebih berkelanjutan dan selaras dengan upaya global untuk menjaga lingkungan dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Lewat program BRI Peduli Yok Kita Gas, BRI mengatur pengelolaan sampah menjadi lebih terintegrasi dan sistematis. Sebanyak 300 personel Warriors Yok Kita Gas yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mengelola sampah organik dan anorganik secara berkelanjutan, diterjunkan untuk mengimplementasikan program tersebut.

Pasukan yang bertugas mulai 27-29 September 2024 itu berhasil dikumpulkan 22.560 kilogram (kg) sampah dengan rincian 6.715 kg sampah organik dan 15.845 kg sampah anorganik yang tidak hanya membantu menjaga kebersihan area sirkuit, tetapi juga secara langsung berkontribusi dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

Melalui kegiatan pengelolaan sampah ini, emisi gas metan (CH?) yang berhasil dikelola mencapai 3.163,94 kg, sementara emisi gas karbon dioksida (CO?) yang berhasil dikelola mencapai 7.830,74 kg.

Selain itu, BRI juga memperkenalkan inovasi berbasis teknologi dalam program Tukar Botolmu Raih Poinmu melalui penyediaan dua unit reverse vending machine (RVM) untuk daur ulang botol plastik.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pengunjung akan pentingnya daur ulang, dengan memberikan insentif dalam bentuk poin yang dapat ditukar dengan saldo e-wallet. Sejak tanggal 27-29 September 2024, sebanyak 65,56 kg botol plastik telah terkumpul.

Keberhasilan program ini juga berdampak positif terhadap pengurangan jejak karbon. Buktinya, emisi berhasil turun sebesar 347.094 gram atau setara dengan penyelamatan lahan seluas 55,39 meter persegi (m2).

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan, BRI terus berkomitmen mendukung keberlanjutan lingkungan, salah satunya lewat event Indonesia MotoGP Mandalika 2024.

“Program BRI Peduli Yok Kita Gas merupakan bagian dari upaya nyata kami untuk memastikan bahwa event besar seperti MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang olahraga internasional, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/10/2024).

Komitmen BRI dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pada perhelatan besar seperti MotoGP Mandalika 2024 merupakan wujud nyata dari kontribusi korporasi terhadap pencapaian SDGs.

Melalui berbagai program yang dijalankan, BRI berharap dapat terus mendorong perubahan positif dalam pengelolaan lingkungan dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat serta ekosistem yang ada.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau