Advertorial

INKA, UGL, dan KiwiRail Bersinergi, Resmikan Renovasi Hillside Workshop di Selandia Baru

Kompas.com - 14/10/2024, 17:53 WIB

KOMPAS.com – Perusahaan logistik dan transportasi Selandia Baru, KiwiRail, menggelar acara Karakia–sebuah doa tradisional–untuk menandai pembukaan Hillside Workshop yang baru direnovasi.

Fasilitas itu merupakan bagian dari transformasi jaringan kereta api di Selandia Baru, khususnya di South Island, yang difokuskan pada perakitan gerbong logistik.

Pembukaan Hillside Workshop menjadi momen penting, tidak hanya bagi KiwiRail, tetapi juga dalam memperkuat hubungan antara Selandia Baru dan Indonesia di sektor logistik dan infrastruktur.

Kehadiran Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Fientje Maritje Suebu sebagai tamu eksklusif dalam acara tersebut menunjukkan hubungan bilateral yang erat antara kedua negara.

Perwakilan PT INKA (Persero) dan KiwiRail berfoto bersama usai pembukaan Hillside Workshop di Dunedin, Selandia Baru, menandai kerja sama erat antara Indonesia dan Selandia Baru dalam proyek logistik kereta api. Acara ini dihadiri oleh Direktur Operasi PT INKA, I Gede Agus Prayatna, serta pejabat penting dari KiwiRail Dok. INKA Perwakilan PT INKA (Persero) dan KiwiRail berfoto bersama usai pembukaan Hillside Workshop di Dunedin, Selandia Baru, menandai kerja sama erat antara Indonesia dan Selandia Baru dalam proyek logistik kereta api. Acara ini dihadiri oleh Direktur Operasi PT INKA, I Gede Agus Prayatna, serta pejabat penting dari KiwiRail

Perusahaan manufaktur kereta api milik negara Indonesia, PT INKA (Persero), berkolaborasi dengan UGL Rail Services Pty Ltd untuk menjadi pemasok utama Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) dan komponen logistik untuk KiwiRail.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (14/10/2024), INKA telah mengekspor 532 CFT Wagon senilai 28,6 juta dollar Selandia Baru dari total kontrak 1.164 wagon senilai 71 juta dollar Selandia Baru sejak 2021.

Sementara itu, pada 2025, rencana kontrak baru untuk pengiriman 350-500 wagon akan ditandatangani.

Acara pembukaan yang berlangsung di Dunedin, Selandia Baru, Jumat (4/10/2024), juga dihadiri oleh Direktur Operasi PT INKA (Persero) I Gede Agus Prayatna yang didampingi General Manager Corporate Secretary PT INKA Ketut Astika dan Project Manager CFT Wagon UGL Muhammad Arif Wakhid.

Gerbong Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) buatan PT INKA (Persero) yang diproduksi untuk KiwiRail, siap dikirim sebagai bagian dari kontrak senilai 71 juta dollar Selandia Baru. Produk ini akan memperkuat infrastruktur logistik kereta api di Selandia BaruDok. INKA Gerbong Container Flat Top Wagon (CFT Wagon) buatan PT INKA (Persero) yang diproduksi untuk KiwiRail, siap dikirim sebagai bagian dari kontrak senilai 71 juta dollar Selandia Baru. Produk ini akan memperkuat infrastruktur logistik kereta api di Selandia Baru

Kolaborasi itu tidak hanya meningkatkan kemampuan logistik kereta api KiwiRail, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi serta mendorong pertumbuhan bersama antara Selandia Baru dan Indonesia.

Kerja sama tersebut menekankan pentingnya kemitraan regional dalam mendorong inovasi dan efisiensi di sektor logistik.

Kedutaan Besar Indonesia di Wellington dan PT INKA (Persero) juga berkomitmen untuk memperluas promosi produk logistik Indonesia di pasar Selandia Baru.

Promosi itu tidak hanya dalam penyediaan gerbong datar, tetapi juga di sektor kontainer berpendingin (cold storage) dan kereta penumpang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau