Advertorial

Setor Dividen Terbesar ke Negara, BRI Raih Penghargaan Tertinggi di The Asian Post Awards 2024

Kompas.com - 21/10/2024, 20:58 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meraih dua penghargaan dalam ajang The Asian Post Awards 2024 yang digelar di Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Bank pelat merah itu dinobatkan sebagai “The Top Dividend Contributor State-Owned Enterprise 2024” dan “Platinum Champion State-Owned Enterprise”.

Penghargaan The Top Dividend Contributor State-Owned Enterprise 2024 diberikan atas kontribusi BRI yang konsisten sebagai penyumbang dividen terbesar di antara badan usaha milik negara (BUMN).

Sepanjang 2023, BRI mencetak laba bersih Rp 60,4 triliun. Sebanyak 80 persen dari angka tersebut atau sekitar Rp 43,49 triliun dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham, termasuk pemerintah. Khusus ke negara, BRI menyetor Rp 25,7 triliun.

Sementara itu, penghargaan Platinum Champion State-Owned Enterprise diberikan atas prestasi keuangan BRI yang menunjukkan performa terbaik selama 14 tahun berturut-turut sepanjang 2010 hingga 2023.

Penghargaan itu menegaskan posisi BRI sebagai bank BUMN dengan performa keuangan yang solid, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi global.

Pada 2023, BRI mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif. Secara konsolidasi, aset BRI tumbuh 5,3 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 1.965 triliun. Laba perusahaan pun meningkat 17,5 persen yoy menjadi Rp 60,4 triliun.

Dari sisi penyaluran kredit, hingga akhir Desember 2023, BRI mencatat pertumbuhan 11,2 persen yoy menjadi Rp 1.266,4 triliun. Capaian ini lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kredit industri perbankan nasional yang mencapai 10,4 persen yoy pada periode sama.

Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan, sebagai perusahaan milik negara, BRI memiliki peran agent value creator dan agent of development. Agar dapat menjalankan fungsi tersebut secara simultan, BRI harus mencetak keuntungan.

"Dengan memperoleh keuntungan atau economic value, BUMN dapat memiliki modal untuk menciptakan social value sehingga ekonomi akan berputar," ujar Sunarso dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (21/10/2024).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau