Advertorial

Terapkan Program Astacita, Pemprov Sulbar Lakukan Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Kompas.com - 28/10/2024, 13:31 WIB

KOMPAS.com - Program makan bergizi gratis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bakal diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia mulai awal Januari 2025.

Untuk mempersiapkan pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan uji coba makan bergizi gratis di sejumlah sekolah. Uji coba dilakukan Pemprov Sulbar lima hari selepas pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. 

Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin melihat langsung implementasi uji coba program makan bergizi gratis di SMA 1 Mamuju, Jumat (25/10/2025).

Bahtiar mengatakan, Pemprov Sulbar siap menjalankan program makan bergizi gratis yang digagas Prabowo-Gibran.

"Kami memberikan contoh atau simulasi di SMA 1 Mamuju. Minggu depan dilanjutkan di seluruh kabupaten," ujar Bahtiar dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (28/10/2024).

Bahtiar melanjutkan, seluruh tim sudah bergabung di Dinas Pendidikan (Diknas) guna memastikan makanan yang diberikan kepada siswa-siswi layak dikonsumsi.

"Hal utama (penerima manfaat) bisa mendapatkan gizi yang baik lewat makanan. Di sisi lain, (program ini) juga dapat berdampak pada ekonomi karena seluruh bahan makanan, mulai dari beras, sayur, ikan, hingga susu diambil dari masyarakat setempat," kata Bahtiar.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Mithhar mengatakan, pihaknya menyiapkan anggaran implementasi program makan bergizi gratis dari program sekolah sehat. Dengan begitu, setiap sekolah semakin siap.

Adapun rencana awal makan bergizi gratis hanya diimplementasikan pada beberapa kelas. Karena pihak sekolah dan siswa antusias, seluruh siswa akhirnya bisa mendapatkan makan bergizi gratis.

"Semua sekolah di Sulbar sudah siap. Kami mulai program ini di dua sekolah di Kabupaten Mamuju, yakni SMA 1 Mamuju dan SMK 1 Rangas. Tahun depan, program ini sudah berjalan," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu siswa penerima manfaat program makan bergizi gratis mengaku senang dapat menjajal implementasi program anyar ini.

"Saya mewakili siswa-siswi SMA 1 Mamuju sangat bangga dan kami merasa sangat disayang. Apalagi, Pj Gubernur Sulbar datang langsung ke sekolah kami melihat program makan bergizi gratis," tutur Naislika.

Ia berharap, program tersebut dapat berlanjut serta direalisasikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo ke depan.

"Semoga program Presiden Prabowo segera terealisasi dan kami bisa menikmati makan bergizi gratis agar kami bisa menambah energi dalam belajar. Jadi, kami siap menuju Indonesia Emas," ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau