Advertorial

Wujudkan Komitmen ESG untuk Lingkungan Berkelanjutan, Telkomsel Tanam 10.600 Mangrove

Kompas.com - 15/11/2024, 21:35 WIB

KOMPAS.com – Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset.

Dalam tahap kedua pelaksanaannya, perusahaan bersama Jejak.in menanam 10.600 pohon mangrove di berbagai kawasan konservasi Indonesia yang berlangsung, Sabtu (26/10/2024) hingga Sabtu (2/11/2024).

Program tersebut didukung oleh donasi pelanggan melalui penukaran Telkomsel Poin yang dikombinasikan dengan kontribusi perusahaan.

“Donasi pelanggan tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga memberikan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” ujar Vice President (VP) Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki H Bramono dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (15/11/2024).

Ia menambahkan, Telkomsel mengajak masyarakat terus menukarkan Telkomsel Poin untuk mendukung target net zero emission dan sekaligus memperkuat penghijauan di Indonesia.

Penanaman mangrove tahap kedua dilakukan di enam lokasi utama konservasi. Di Desa Wedung, Kabupaten Demak, dan Desa Pidodo Kulon, Kabupaten Kendal, masing-masing 2.000 pohon ditanam. Jumlah yang sama juga ditanam di Desa Mangunharjo, Kota Semarang.

Sementara itu, di Desa Ujungalang, Kabupaten Cilacap, ditanam 1.000 pohon, dan Desa Patra Manggala, Kabupaten Tangerang, 3.000 pohon.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, 600 pohon mangrove ditanam di wilayah tersebut. Pohon-pohon ini diperkirakan mampu menyerap karbon hingga 651,86 ton CO?e.

Sejak diluncurkan pada Desember 2022, program Jaga Bumi telah mengajak pelanggan menukarkan lebih dari 9 juta Telkomsel Poin menjadi donasi pohon. Total penukarannya mencapai lebih dari 109.000 kali hingga Oktober 2024.

Pelanggan dapat terus berkontribusi melalui aplikasi MyTelkomsel untuk mendukung pencapaian net zero emission.

Selain penanaman mangrove, Telkomsel juga mengadakan kegiatan Beach Clean-Up di area konservasi. Kegiatan ini turut diisi dengan edukasi pengelolaan sampah plastik dan penciptaan produk reusable.

Hingga kini, Telkomsel telah mengolah 365 kg sampah plastik menjadi 75.000 pavement block, 45.000 phone holder, dan 10.000 tempat sampah.

“Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel ingin menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Kami mengajak masyarakat untuk berkolaborasi menciptakan masa depan lebih hijau bagi Indonesia,” tutup Saki.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai program Jaga Bumi Telkomsel, kunjungi tsel.id/jagabumi.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau