Advertorial

DPRD Surabaya: Lewat Balai RW, Membangun Kota Surabaya dengan Sinergi

Kompas.com - 25/11/2024, 15:06 WIB

KOMPAS.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Arif Fathoni menyampaikan, peningkatan fungsi balai rukun warga (RW) di berbagai wilayah Kota Surabaya yang telah dilakukan lewat revitalisasi merupakan terobosan penting.

"Dahulu, renovasi balai RW dianggap sulit dilakukan karena berbagai kendala. Namun kini, seluruh balai RW direnovasi agar layak digunakan sebagai pusat aktivitas pemerintahan dan sosial," jelasnya, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (25/11/2024).

Balai RW yang telah direnovasi berfungsi tidak hanya sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Kegiatan seperti sinau bareng, ngaji bareng, dan program kesehatan seperti "satu RW satu tenaga kesehatan" digelar secara rutin untuk mendukung pemberdayaan masyarakat.

Arif Fathoni juga menyoroti distribusi wewenang yang kini diperluas hingga tingkat RW dan rukun tetangga (RT).

"Jika dulu kewenangan hanya sampai di tingkat lurah, kini telah dilimpahkan hingga RW dan RT. Pemerintah juga memastikan balai RW mendapatkan fasilitas yang memadai, termasuk insentif untuk operasional seperti listrik," katanya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut penting dalam membangun Surabaya.

"Kota Surabaya tidak bisa dibangun sendirian. Diperlukan kekompakan antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan harmoni. Transformasi dari kota yang fokus pada infrastruktur menjadi kota dengan SDM unggul perlu diteruskan," tegasnya.

DPRD Surabaya berharap, program insentif untuk RT dan RW dapat terus ditingkatkan agar keberlangsungan pembangunan berbasis masyarakat ini tetap terjaga.

"Dengan menjaga keguyuban warga dan peran aktif pemerintah, wajah Kota Surabaya akan terus bersinar sebagai kota yang maju dan inklusif," kata Arif Fathoni.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau