Advertorial

Tip Aman Berkendara di Musim Hujan, Perawatan Ban Jadi Salah Satu Kunci Penting

Kompas.com - 02/12/2024, 13:50 WIB

Kompas.com – Jalanan licin, genangan air, dan jarak pandang terbatas yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menjadi tantangan utama yang dihadapi pengendara saat musim hujan.

Kondisi itu perlu diwaspadai, terutama pada puncak musim hujan dengan curah hujan tinggi yang diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada November hingga Desember 2024.

Bridgestone Indonesia pun turut mengingatkan pengendara untuk lebih waspada terhadap kondisi kendaraan, terutama kondisi ban, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia Fisa Rizqiano menjelaskan bahwa ban merupakan elemen vital dalam berkendara.

“Ban merupakan satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Dengan permukaan kontak yang setara dengan telapak tangan, ban harus mampu menahan beban kendaraan, mendukung akselerasi, manuver, dan pengereman. Karenanya, perawatan ban menjadi sangat penting, terutama saat berkendara di musim hujan,” ujar Fisa dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (26/11/2024).

Musim hujan membawa sejumlah tantangan yang harus diwaspadai oleh pengemudi. Jalanan yang licin akibat hujan dapat mengurangi daya cengkram ban sehingga memperpanjang jarak pengereman.

Selain itu, genangan air meningkatkan risiko hydroplaning atau kehilangan kontrol kendaraan karena ban kehilangan traksi. Jarak pandang yang terbatas saat hujan deras pun menuntut konsentrasi ekstra dari pengemudi untuk menghindari potensi bahaya di jalan.

Infografis tip aman berkendara dan perawatan ban di musim hujan.Dok. KOMPAS.com/Yukari Putri Andia Infografis tip aman berkendara dan perawatan ban di musim hujan.

Tip aman berkendara saat hujan

Untuk mengurangi risiko kecelakaan saat hujan, Bridgestone membagikan sejumlah tip yang dapat diterapkan pengendara.

  1. Hidupkan lampu utama kendaraan untuk meningkatkan visibilitas selama hujan.
  2. Jangan gunakan lampu hazard saat berkendara karena dapat membingungkan pengendara lain.
  3. Kurangi kecepatan guna menjaga pengendalian kendaraan dan menghindari pengereman mendadak.
  4. Jaga jarak aman antarkendaraan dengan menerapkan aturan 3 detik, yaitu memastikan ada jeda waktu setidaknya 3 detik antara kendaraan Anda dan kendaraan di depan. Waktu ini dihitung dari saat kendaraan di depan melewati suatu titik hingga kendaraan Anda mencapai titik yang sama.

Perawatan ban di musim hujan

Seperti dijelaskan Fisa, ban harus selalu dalam kondisi prima karena bersentuhan langsung dengan jalan. Sebab, ban yang terawat dengan baik menjadi kunci performa kendaraan saat berkendara di jalanan basah.

Berikut adalah langkah-langkah perawatan ban yang disarankan agar tetap prima.

  • Periksa tekanan angin ban secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Lakukan spooring dan balancing untuk menjaga kestabilan berkendara serta meminimalkan getaran.
  • Rotasi ban secara teratur agar keausan ban merata.
  • Cek kedalaman kembangan ban menggunakan Tread Wear Indicator (TWI). Ban dengan kembangan yang aus meningkatkan risiko kecelakaan, seperti hydroplaning, mengurangi traksi, serta memperbesar jarak pengereman.

Fisa melanjutkan, rem berfungsi untuk memperlambat perputaran roda kendaraan. Namun, berhenti tidaknya laju kendaraan ditentukan oleh traksi atau daya cengkram ban pada permukaan jalan.

“Meskipun rem dalam kondisi prima, jika ban tidak mampu mencengkram permukaan jalan, kendaraan tidak akan berhenti secara optimal,” katanya Fisa.

Oleh karena itu, sebagai pemimpin global dalam industri ban dan karet, Bridgestone menyediakan layanan perawatan ban agar ban kendaraan tetap dalam kondisi optimal.

Layanan itu dapat diakses melalui jaringan Toko Model (TOMO) dan Bridgestone One Stop Service (BOSS) yang didukung oleh staf terlatih dari Bridgestone Indonesia Education Center (BINEC).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai lokasi TOMO dan BOSS, Anda bisa mengunjungi situs resmi Bridgestone di bridgestone.co.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau