Advertorial

DPRD Surabaya Apresiasi Keberhasilan Penyelenggaraan Pilkada 2024

Kompas.com - 04/12/2024, 22:26 WIB

KOMPAS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang berlangsung dengan aman dan kondusif pada Rabu (27/11/2024).

Pesta demokrasi itu berjalan lancar, tanpa insiden besar, dan tanpa laporan adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses Pilkada.

"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga Kota Surabaya tetap kondusif. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari tradisi demokrasi yang semakin matang dan harus terus dipertahankan," ujar Fathoni dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (4/12/2024).

Fathoni juga menyoroti langkah preventif yang diambil Pemkot Surabaya dalam melibatkan puskesmas untuk memeriksa kesehatan calon petugas KPPS.

Pelibatan puskesmas dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari pemilu sebelumnya ketika sejumlah petugas KPPS mengalami kelelahan hingga meninggal dunia.

"Puskesmas dilibatkan sejak awal untuk memastikan kesehatan petugas KPPS untuk menghindari kejadian seperti pada pemilu sebelumnya," ucapnya.

Meskipun demikian, Fathoni mencatat ada dua petugas KPPS yang mengalami sakit setelah bertugas. Ia pun berharap, Pemkot Surabaya memberikan perhatian dengan menanggung seluruh biaya perawatan sebagai bentuk dukungan terhadap para "pahlawan demokrasi".

"Di antara lebih dari 3.000 tempat pemungutan suara (TPS) di Surabaya, hanya terdapat dua insiden petugas sakit. Saya berharap, Pemkot Surabaya menunjukkan komitmennya dengan menanggung biaya perawatan mereka hingga sembuh," tuturnya.

Wakil Ketua DPRD ini juga mengapresiasi antusiasme warga Surabaya yang terlihat dari peningkatan angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2024.

"Semangat kepahlawanan warga Surabaya masih menyala. Kehadiran mereka di TPS untuk menyalurkan hak suara menunjukkan komitmen yang luar biasa terhadap demokrasi," imbuhnya.

Pelaksanaan Pilkada yang berlangsung kondusif ini menjadi contoh nyata keharmonisan kolaborasi antara pemerintah, lembaga penyelenggara pemilu, dan masyarakat dalam menjaga demokrasi agar tetap hidup dan bermartabat di Kota Surabaya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau