Advertorial

Menginjak Usia Ke-129 Tahun, Ini 7 Pencapaian BRI yang Memajukan Perekonomian Negeri

Kompas.com - 16/12/2024, 14:21 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merayakan usia ke-129 tepat pada Senin, 16 Desember 2024. Sebagai salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) terbesar di Indonesia, BRI semakin mengokohkan perannya sebagai market leader di sektor perbankan nasional.

Tidak hanya itu, BRI yang masuk dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini juga menjadi simbol keberpihakan terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta mendorong ekonomi kerakyatan untuk memajukan negeri.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perayaan hari ulang tahun (HUT) BRI ke-129 mengangkat tema “BRILiaN dan Cemerlang”.

Tema tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam berinovasi dan menciptakan solusi finansial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan seluruh stakeholders.

Dia mengatakan, perayaan HUT ke-129 BRI menjadi momen refleksi dan motivasi untuk melangkah lebih jauh.

“Saya percaya bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan kolaborasi, kami mampu merespons tantangan secara tepat,” ujarnya.

Sunarso pun mengapresiasi kontribusi dari Insan BRILian yang membawa BRI mencatatkan laba sebesar Rp 60,4 triliun sepanjang 2023.

Bahkan, memasuki akhir 2024, BRI berhasil membukukan kinerja keuangan yang solid meski dihadapkan pada tekanan makroekonomi, seperti melemahnya daya beli masyarakat dan tantangan usaha bagi sektor UMKM.

Berdasarkan laporan kinerja konsolidasian per September 2024, aset BRI tercatat tumbuh 5,9 persen year on year (YoY) menjadi Rp 1.962 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan kredit sebesar 8,2 persen YoY menjadi Rp 1.353 triliun.

Dana Pihak Ketiga BRI juga tercatat tumbuh 5,6 persen YoY menjadi Rp 1.362 triliun, dengan current account saving account (CASA) mencapai 64,2 persen. Kinerja positif tersebut mendorong Laba BRI tembus Rp 45,4 triliun.

Berikut beberapa pencapaian dan kontribusi BRI untuk kemajuan ekonomi negeri memasuki usianya yang ke-129 tahun:

  1. Ciptakan sharing economy lewat 1 juta AgenBRILink

Hingga November 2024, AgenBRILink berhasil membukukan lebih dari 1,047 miliar transaksi, tumbuh 5,64 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau November 2023 yang mencapai 992 juta transaksi

Adapun, pencapaian itu didukung peningkatan jumlah AgenBRILink yang kini mencapai 1.047.502 agen, atau naik signifikan sebesar 45,68 persen YoY dibandingkan tahun sebelumnya.

Keberadaan AgenBRILink tidak hanya membuka dan mendekatkan akses keuangan semata, tetapi juga menciptakan sharing economy bagi masyarakat.

Melalui jaringan AgenBRILink, BRI berupaya menjangkau lapisan masyarakat yang sebelumnya tidak tersentuh layanan perbankan.

  1. Jadi penyalur kredit UMKM terbesar dengan porsi 81,21 persen

BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui akses pembiayaan untuk UMKM di seluruh Indonesia.

Hingga akhir triwulan III-2024, BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 1.353,36 triliun atau tumbuh 8,21 persen secara YoY, dan dari total penyaluran kredit tersebut, 81,70 persen di antaranya atau sekitar Rp 1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM.

  1. Berdayakan UMKM Melalui 33.804 Klaster Usaha & 3.957 Desa BRILiaN

Tak hanya pembiayaan semata, BRI juga memiliki berbagai program pemberdayaan UMKM, di antaranya adalah pemberdayaan melalui program Klasterku Hidupku dan Desa BRILiaN.

Pemberdayaan Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dan dalam satu wilayah sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

Hingga akhir September 2024, BRI telah memiliki 33.804 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku.

Di samping itu, ada pula Desa BRILiaN, yakni program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of development dalam mengembangkan desa.

Hingga akhir September 2024, tercatat terdapat 3.957 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN.

  1. User BRImo tembus 37,1 juta

BRI terus memperkuat ekosistem super apps BRImo sebagai salah satu strategi transformasi digital untuk memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam bertransaksi.

Tercatat, sampai akhir September 2024, pengguna super apps BRImo telah mencapai 37,1 juta, tumbuh 24,7 persen YoY.

Nilai transaksi melalui BRImo pun naik signifikan mencapai Rp 4.034,9 triliun, tumbuh 35,2 persen YoY dari sebelumnya Rp 2.984,2 triliun.

  1. Penyetor dividen terbesar ke negara

Sepanjang 2023, BRI berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp 60,4 triliun, atau tumbuh 16,5 persen YoY.

Sebagai bentuk komitmen penciptaan economic value, BRI membagikan dividen sebesar 80 persen dari total laba bersih atau senilai Rp 43,49 triliun kepada pemegang saham baik pemerintah maupun publik.

Atas pembagian dividen kepada pemegang saham tersebut, BRI menjadi perusahaan dengan setoran dividen terbesar pada 2024.

Kementerian BUMN mencatat total dividen BUMN yang disetorkan ke negara mencapai Rp 85,5 triliun, dan sebesar 30 persen di antaranya atau senilai Rp 25,7 triliun merupakan kontribusi BRI.

  1. Saham BBRI Naik 4.370% sejak IPO

Pada 2024, bank pelat merah dengan kode saham BBRI itu genap 21 tahun melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

BRI melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 10 November 2003 dan menawarkan 3.811.765 juta saham biasa (common shares) dengan harga Rp 875 per saham.

Apabila mempertimbangkan stock split dan right issue, sampai dengan saat ini, tercatat saham BBRI telah naik 43,7 kali lipat atau naik 4.370 persen apabila dibandingkan dengan saat IPO.

  1. Wakili Indonesia di daftar perusahaan terbesar dan terbaik dunia

Sepanjang 2024, BRI berhasil meraih 236 penghargaan bergengsi di tingkat domestik, regional, dan internasional.

Pengakuan terhadap pencapaian BRI datang dari berbagai lembaga ternama, seperti Forbes Global 2000 yang menobatkan BRI sebagai "Largest Company in Indonesia" atau perusahaan publik terbesar di Indonesia, sekaligus menempatkannya di peringkat 308 dunia.

Fortune South East Asia 500 juga mengakui BRI sebagai perusahaan finansial terbesar di Indonesia dan peringkat ke-15 di Asia Tenggara.

Selain itu, The Banker Top 1000 Bank 2024 juga menempatkan BRI sebagai bank nomor satu di Indonesia dari 26 bank di Indonesia dan peringkat 110 dari 1.000 bank global.

Tak hanya itu, BRI juga menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar 500 merek paling bernilai dan terkuat di dunia berdasarkan laporan Brand Finance Global 500 pada 2024. Dalam laporan tersebut, BRI berada di peringkat 446 dunia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau