Advertorial

Tersertifikasi Syariah, Bank Kustodian BRI Komitmen Tingkatkan Layanan Pengelolaan Aset Nasabah

Kompas.com - 09/01/2025, 13:22 WIB

KOMPAS.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkomitmen mendukung pertumbuhan industri pasar modal melalui inovasi layanan perbankan.

Salah satu fokus utama BRI adalah memperluas akses di segmen pasar modal syariah dengan memanfaatkan peran Bank Kustodian dalam menyediakan layanan penitipan efek berbasis prinsip syariah.

Direktur Wholesale dan Kelembagaan BRI Agus Noorsanto menyampaikan bahwa BRI secara aktif mendukung perkembangan pasar modal syariah melalui layanan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Hal tersebut tercermin dari sertifikasi Kustodian Syariah yang diperoleh BRI dari DSN-MUI sejak 2018. Dengan sertifikasi ini memungkinkan Bank Kustodian BRI untuk mengelola efek syariah milik nasabah.

“Nasabah tidak perlu ragu menitipkan efek syariahnya di Bank Kustodian BRI. Kami telah dilengkapi dengan sertifikasi Kustodian Syariah dari DSN-MUI sejak 2018,” ujar Agus dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (9/1/2025).

Sejalan dengan visinya untuk mendukung pertumbuhan pasar modal syariah, Bank Kustodian BRI juga mencatatkan kinerja positif.

Hingga Selasa (31/12/2024), Bank Kustodian BRI berhasil mengelola Asset Under Custody (AUC) sebesar Rp 1.400 triliun, termasuk efek syariah senilai Rp 203,9 triliun.

Efek syariah tersebut mencakup surat berharga milik nasabah Asuransi Syariah, Lembaga Pemerintah Syariah, Reksa Dana Syariah, serta Efek Beragun Aset Syariah.

Selain itu, BRI juga memastikan bahwa layanan yang diberikan telah memenuhi standar internasional melalui sertifikasi Sistem Manajemen Mutu International Organization for Standardization (ISO) 9001:2015. Penerapan sistem ini merupakan wujud komitmen Bank Kustodian BRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.

Terbaru, BRI memperkuat komitmennya dalam mendukung pasar modal syariah dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Perseroan) atau Askrindo Syariah untuk pengelolaan efek syariah.

Langkah tersebut menjadi bukti nyata dukungan BRI dalam menciptakan nilai tambah bagi ekosistem pasar modal syariah di Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis inklusivitas.

“Kerja sama ini adalah langkah strategis bagi Askrindo Syariah untuk memperluas peluang bisnis baru dengan BRI, khususnya di bidang pasar modal. Kami telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS) atas kerja sama ini,” ujar Direktur Utama (Dirut) Askrindo Syariah, Kokok Alun Akbar.

Dengan inovasi dan kolaborasi tersebut, BRI semakin mempertegas perannya sebagai Bank Kustodian terdepan yang mendukung inklusi keuangan di pasar modal, khususnya dalam memperkuat segmen syariah yang terus berkembang pesat.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau