Advertorial

Kampung Madani PNM Hadir di Desa Tanjung Bunut, Warga Intens Dibina Usaha Olahan Nanas

Kompas.com - 12/02/2025, 10:29 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meresmikan Kampung Madani PNM dengan klasterisasi daun nanas di Desa Tanjung Bunut, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kampung binaan itu didirikan dalam rangka pemberdayaan berbasis lokasi, wilayah, dan daerah dengan memperhatikan ragam kondisi lokal.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan, nasabah di wilayah Kampung Madani PNM diberikan pelatihan menenun menggunakan serat daun nanas untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi bersama Asisten Deputi Pengembangan Hilirisasi Industri Pertambangan Kementerian Ekonomi Agus Wibowo dan Bupati Muara Enim Liono Basuki hadir memberikan dukungan dalam peresmian kampung tersebut.

Peresmian itu juga disaksikan 55 nasabah PNM Mekaar dan didampingi oleh Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti.

Prasetya menilai Kampung Madani PNM dengan Klasterisasi Pengolahan Serat Daun Nanas dapat memberikan nilai tambah bagi warga desa yang belum memiliki penghasilan.

Pada kesempatan itu, PNM bukan hanya memberikan pelatihan, melainkan juga menyumbangkan alat pencacah yang dapat mendukung kemudahan masyarakat.

“Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengubah limbah daun nanas menjadi serat nanas yang dapat digunakan menjadi kain, busana, serta kerajinan tangan,” jelas Prasetya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/2/2025)..

Bahan ramah lingkungan itu, katanya, mudah terurai oleh bakteri dan bisa menjadi produk dengan nilai ekonomi tinggi ketika dikreasikan lagi

Selain bantuan alat pencacah daun nanas, PNM turut membangun MCK serta sumur bor yang bisa dinikmati oleh masyarakat desa secara umum.

Dia menilai, sebelum ada program Kampung Madani PNM, warga belum memiliki kegiatan ekonomi tetap.

“Pelatihan yang diberikan juga membuka wawasan baru dalam pengolahan daun nanas yang berpotensi menciptakan peluang bisnis lebih luas,” imbuh Prasetya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau