Advertorial

BRI Hadirkan Mudik Gratis 2025, Ribuan Warga Bisa Pulang Kampung Gratis

Kompas.com - 10/03/2025, 20:14 WIB

KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali berpartisipasi dalam program Mudik Bersama BUMN 2025 dengan tema “Mudik Aman Sampai Tujuan”. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan kebijakan prorakyat, khususnya untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

Sebagai agenda tahunan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, BRI Group tahun ini memberangkatkan 8.482 pemudik dengan 170 bus menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

BRI sendiri mengakomodasi 5.000 pemudik dengan 100 bus. Sementara, anak perusahaannya, PNM, melayani 282 pemudik dengan enam bus, dan Pegadaian menyediakan 64 bus untuk 3.200 pemudik.

Pada Lebaran 2024, BRI berhasil memberangkatkan 4.608 pemudik dengan 92 armada bus. Pegadaian dan PNM turut berkontribusi dengan memfasilitasi masing-masing 2.532 pemudik dan 250 pemudik.

Adapun total pemudik yang diberangkatkan BRI Group pada periode itu mencapai 7.390 orang dengan 151 armada bus.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menuturkan, partisipasi BRI dalam Mudik Bersama BUMN 2025 merupakan bentuk nyata komitmen untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik tanpa kendala transportasi. Program ini bukan sekadar inisiatif tahunan, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan BRI dalam memberikan manfaat social value bagi masyarakat," ujar Supari dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (10/3/2025).

Program mudik gratis itu mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Hal ini terlihat dari tingginya animo pendaftar yang mencapai tiga kali lipat dari kuota yang tersedia.

BRI Group juga memastikan program tersebut inklusif, dengan peserta dari berbagai kelompok, seperti klaster usaha tempe, komunitas starling–pedagang kopi keliling, pedagang kaki lima (PKL), serta AgenBRILink dari berbagai wilayah di Jabodetabek.

Terkait rute, BRI menyiapkan beberapa pilihan, antara lain Jakarta menuju Yogyakarta melalui Jalur Selatan, Jakarta ke Wonogiri melewati Tol Trans Jawa, serta Jakarta menuju Surabaya dan Madura dengan rute Tol Trans Jawa. Selain itu, BRI juga membuka rute Palembang menuju Bandar Lampung.

Sebagai informasi, program Mudik Bersama BUMN tahun ini melibatkan 78 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan target memberangkatkan 100.000 pemudik melalui tiga moda transportasi utama.

Dalam program itu, disiapkan sebanyak 1.360 bus yang mampu mengangkut sekitar 67.000 pemudik. Selain itu, terdapat 90 rangkaian kereta api yang akan melayani 28.000 pemudik, serta 26 unit kapal laut yang dipersiapkan untuk mengakomodasi 5.000 pemudik.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers “Mudik Bersama BUMN 2025” menyatakan kesiapan Kementerian BUMN untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan kebijakan prorakyat selama musim mudik Lebaran 2025.

"Mudik Bersama BUMN telah menjadi agenda rutin BUMN sebagai wujud komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan," tutur Erick.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau