Advertorial

Toba Pulp Lestari Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Bandang di Parapat

Kompas.com - 18/03/2025, 11:04 WIB

KOMPAS.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan Parapat, Sumatera Utara (Sumut), beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir bandang di sejumlah titik.

Banjir tersebut membuat rumah-rumah warga terendam lumpur dan membuat akses jalan tertutup sejumlah material. Alhasil, kehidupan sehari-hari masyarakat pun terganggu.

Musibah yang menimpa masyarakat di Parapat itu pun turut mengundang keprihatinan dan simpati dari banyak pihak. Salah satunya datang dari PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk.

Sebagai bentuk kepedulian, TPL melalui Sektor Aek Nauli langsung bergerak memberikan dukungan nyata.

Perusahaan menurunkan satu unit alat berat berupa ekskavator dan satu unit grader untuk membantu membersihkan material banjir yang menghambat akses jalan dan pemukiman.

Tak hanya itu, TPL juga mengerahkan dua unit truk air untuk membawa air bersih untuk dibagikan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka di tengah situasi sulit.

TPL juga mengirimkan tiga unit dump truck untuk membantu pengangkutan material sisa banjir serta mengerahkan 33 orang karyawan dan petugas sekuriti untuk bergotong royong bersama warga.

Dengan semangat kebersamaan, tim dari TPL bahu-membahu membersihkan lokasi masyarakat terdampak.

Corporate Communication Manager TPL Salomo Sitohang mengatakan, dukungan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.

“TPL selalu berkomitmen untuk hadir dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Salomo dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (18/3/2025).

Banjir akibat luapan sungai

Lurah Parapat Juniarli Sinaga menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi pada minggu (16/3/2025) berlangsung selama lebih kurang 2 jam.

Meski tak terlalu lama, tapi hal itu jadi menyebabkan Sungai Batugaga meluap dan mengakibatkan banjir yang membawa material batu serta lumpur sehingga berdampak ke rumah warga atau akses jalan.

"Banjir ini telah mempengaruhi sekitar 100 KK warga kami. Kami selaku pemerintah Kelurahan Parapat mengucapkan terima kasih atas dukungan dari TPL. Sekarang, kami dapat membersihkan jalan dan rumah-rumah warga yang terdampak banjir," jelas Juniarli.

Juniarli dan masyarakat setempat sangat menghargai dukungan dari TPL dan berharap perusahaan dapat terus membantu masyarakat dalam menghadapi musibah seperti itu.

Unit truk yang diturunkan TPL untuk membantu warga korban banjir. Dok. TLP Unit truk yang diturunkan TPL untuk membantu warga korban banjir.

TPL sendiri sebagai perusahaan yang beroperasi di tengah masyarakat akan senantiasa mengutamakan kepedulian terhadap lingkungan dan sosial.

Komitmen tersebut diwujudkan TPL melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta kesiapsiagaan dalam membantu penanggulangan bencana.

Dengan adanya sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pihak terkait lain, diharapkan proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat serta memulihkan kondisi kembali seperti sedia kala.

TPL juga akan terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau