Advertorial

Berkat Dukungan PNM, Omzet Pengusaha Nastar Semanggi Ini Meroket 3 Kali Lipat

Kompas.com - 25/03/2025, 14:54 WIB

KOMPAS.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berhasil mendorong pertumbuhan usaha ultramikro melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Sebagai informasi, Mekaar merupakan program pemberdayaan komprehensif yang tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga pelatihan dan pemasaran.

Kesuksesan program itu terlihat pada usaha nastar daun semanggi milik Elly Irmawati (41), salah satu nasabah PNM Mekaar sejak 2019.

Berkat pendampingan intensif PNM, Elly berhasil mengembangkan inovasi produk berbahan khas daerahnya, yakni daun semanggi dari Kampung Semanggi, Surabaya. Hasilnya, omzet usaha Elly meningkat hingga tiga kali lipat selama Ramadhan.

"Inovasi tersebut awalnya hanya coba-coba, tetapi ternyata banyak yang suka. Alhamdulillah, sekarang permintaan meningkat, terutama saat Ramadhan," ujar Elly dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (25/3/2025).

Kue nastar semanggi buatan Elly kini menjadi incaran konsumen untuk hamper Idul Fitri. Hal ini berkontribusi signifikan pada pendapatan usaha.

Elly pun mengakui bahwa PNM memiliki peran penting dalam kesuksesan bisnisnya saat ini.

"PNM memberikan saya pelatihan dan membantu dalam pemasaran. Hal tersebut sangat membantu produk saya semakin dikenal," jelasnya.

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menuturkan, keberhasilan Elly merupakan bukti nyata efektivitas program PNM Mekaar dalam meningkatkan kesejahteraan pengusaha ultramikro.

"PNM selalu berupaya mendampingi nasabah tidak hanya dengan permodalan, tetapi juga dengan pemberdayaan usaha yang berkelanjutan," tutur Arief.

Ia melanjutkan, PNM punya komitmen dalam membantu setiap nasabah naik kelas dan mencapai kemandirian ekonomi melalui berbagai program pendampingan.

"Pada Ramadhan ini, kami mendorong nasabah memanfaatkan momentum peningkatan permintaan pasar dengan berinovasi sesuai kebutuhan konsumen, seperti yang dilakukan Elly dengan nastar semangginya," jelasnya.

Keberhasilan program PNM Mekaar tidak hanya terlihat dari pertumbuhan usaha Elly, tetapi juga ribuan perempuan pengusaha ultramikro lainnya yang kini mampu mengembangkan bisnis secara mandiri dan berkelanjutan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau