Advertorial

Tanam 20.000 Mangrove di Hari Bumi 2025 Jadi Upaya Alfamart Bangun Perisai Hijau di Pesisir Semarang

Kompas.com - 23/04/2025, 17:32 WIB

KOMPAS.com – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025, Alfamart menggelar aksi penanaman 20.000 pohon mangrove jenis Rhizophora di kawasan pesisir Mangunharjo dan Trimulyo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/4/2025).

Aksi tersebut menjadi salah satu komitmen jangka panjang Alfamart terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Corporate Affairs Director Alfamart Solihin mengatakan bahwa langkah itu menjadi upaya Alfamart membangun “perisai hijau” untuk menjaga garis pantai dari abrasi sekaligus melindungi ekosistem pesisir yang semakin rentan.

“Penanaman mangrove bukan hanya simbol, melainkan juga bentuk investasi jangka panjang untuk masa depan bumi,” ujar Solihin dalam siaran pers Rabu, (23/4/2025).

Upaya itu, lanjutnya, bagian dari tanggung jawab Alfamart sebagai entitas bisnis yang ingin terus tumbuh seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

Adapun kegiatan tersebut merupakan bagian dari program keberlanjutan “Alfamart Sahabat Bumi” yang menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan komunitas dalam merawat bumi.

Selain di Semarang, Alfamart juga akan melakukan penanaman 6.000 pohon mangrove tambahan di beberapa kota lain sehingga total 26.000 mangrove akan menghijaukan pesisir Indonesia.

Ia menambahkan, momen ini menjadi lebih bermakna karena sekaligus memperingati Hari Bumi dan rangkaian kegiatan ulang tahun ke-26 Alfamart.

“Bagi kami, 26 tahun bukan sekadar angka, melainkan juga tonggak perjalanan kami dalam melayani Indonesia. Lewat program ini, kami ingin terus memberi kontribusi yang bukan hanya bermanfaat hari ini, tapi juga untuk generasi yang akan datang,” jelas Solihin.

Sepanjang 2025, Alfamart akan menanam 26.000 mangrove di sejumlah kota. Dok. Alfamart Sepanjang 2025, Alfamart akan menanam 26.000 mangrove di sejumlah kota.

Upaya Alfamart tidak berhenti pada penanaman. Bersama Yayasan Lindungi Hutan, Alfamart akan memantau pertumbuhan pohon dan menghitung kemampuan serapan karbon dari mangrove-mangrove tersebut. Dengan demikian, inisiatif hijau ini memiliki dampak terukur dan berkelanjutan.

Sebagai gambaran, satu pohon mangrove mampu menyerap rata-rata 8 kg CO2e per tahun. Dalam 10 tahun ke depan, total 26.000 pohon mangrove yang ditanam Alfamart sepanjang 2025 diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 2.000 ton CO2.

“Jika ditambah dengan 25.000 pohon yang telah ditanam sebelumnya pada 2024 di Muara Gembong, Bekasi, maka total 51.000 pohon mangrove Alfamart berpotensi menyerap lebih dari 4.000 ton CO2 dalam satu dekade ke depan,” papar Solihin.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Arwita Mawarti mengapresiasi kontribusi Alfamart dalam upaya menyelamatkan kawasan pesisir yang mengalami kerusakan akibat abrasi.

“Hutan mangrove sangat vital. Ia bukan hanya melindungi pesisir dari abrasi, melainkan juga menjadi rumah bagi beragam satwa. Atas nama Pemerintah Kota Semarang, kami mengucapkan terima kasih kepada Alfamart atas kepedulian dan kontribusinya,” ujar Agustina.

Ia menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi semacam ini adalah bentuk sinergi ideal antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun kota yang tangguh dan ramah lingkungan,” lanjutnya.

Sebagai informasi, program pelestarian mangrove juga menjadi bagian dari rangkaian inisiatif hijau Alfamart yang lebih luas.

Alfamart secara konsisten menjalankan langkah nyata untuk keberlanjutan lingkungan, seperti penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di 32 kantor cabang dan gudang distribusi.

Ada pula swap stations battery di lebih dari 600 gerai untuk mendukung sepeda motor listrik. Kemudian, Alfamart juga aktif menggerakkan kampanye nasional pengurangan kantong plastik sekali pakai.

Selain itu, Alfamart juga menginisiasi program berkelanjutan pemberdayaan Kampung Alfamart Sahabat Bumi yang mengedepankan ekonomi sirkular berbasis kearifan lokal dan pengelolaan lingkungan.

“Komitmen keberlanjutan akan terus kami jalankan. Kami percaya, menjaga bumi adalah bagian dari upaya Alfamart melayani Indonesia,” imbuh Solihin.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau