KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menerima penghargaan Anugerah Puspa Bangsa 2025 kategori Puspa Adidaya di Jakarta, Minggu (20/4/2025).
Penghargaan tersebut diberikan KompasTV kepada para pemimpin perempuan yang tidak hanya cakap dan visioner, tetapi juga berkarakter dan inspiratif bagi sesama perempuan.
“Saya berterima kasih dan sangat mengapresiasi acara ini. (Penganugerahan ini) mengingatkan bahwa ada perjuangan Kartini, perjuangan perempuan-perempuan Indonesia yang banyak sekali di sisi kita bersama berbagai tokoh hebat perempuan Indonesia,” ujar Agustina dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (23/4/2025).
Sebagai pemimpin Kota Semarang, Agustina berfokus pada peningkatan kebersihan kota, pemerataan akses pendidikan dengan pendekatan money follow student, pelayanan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui Rumah Inspirasi, serta percepatan pembangunan dan perawatan infrastruktur.
Terkait isu perempuan, Agustina berkomitmen memperluas ruang bagi perempuan untuk berekspresi.
“Kesejahteraan perempuan harus lebih diperhatikan, terutama ruangnya. Hal ini mengingat jumlah perempuan dan laki-laki hampir berimbang. Namun, ruang yang dimiliki para perempuan untuk mengekspresikan diri (masing terbilang) kurang,” jelasnya.
Agustina juga mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk maju dan mandiri tanpa melupakan kodrat.
“(Perempuan) diberkati sebagai insan yang memproduksi dan memelihara. Ini adalah dua hal yang mungkin kodratnya tidak dimiliki laki-laki. Meski begitu, perempuan memiliki hak dan kewajiban untuk berjuang bagi diri sendiri ataupun bangsa dan negara,” kata Agustina.
Dukungan untuk perempuan hebat
Pada kesempatan sama, Wakil Direktur KompasTV Rosianna Silalahi mengatakan, Anugerah Puspa Bangsa 2025 merupakan apresiasi dan dukungan terhadap perempuan hebat di Indonesia.
“Kami ingin menyuarakan bahwa perempuan dari berbagai wilayah mampu menjadi kekuatan masyarakat dan pejuang keadilan bagi kelompok marginal,” ujar Rosianna.
Anugerah Puspa Bangsa merupakan ajang tahunan untuk memperingati semangat Kartini dan menghormati kontribusi nyata perempuan Indonesia di berbagai bidang.
Tahun ini, acara tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, termasuk ibu negara keempat Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.
Tahapan seleksi dilakukan melalui kerja jurnalistik mendalam oleh 32 biro KompasTV di seluruh Indonesia.
Adapun aspek yang dinilai meliputi dampak sosial, komitmen, pencapaian, dan kemampuan menginspirasi perempuan-perempuan yang berkontribusi nyata di masyarakat akar rumput.