KOMPAS.com - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan Tabligh Akbar Masyarakat Lampung bersama Ustaz Profesor Abdul Somad atau akrab disapa UAS di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (25/4/2025).
Selain Mirza, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Muzani, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.
Hadir pula unsur Forkopimda se-Lampung, Pj Sekretaris Daerah, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Wakil Wali Kota Palembang, serta tokoh masyarakat dan agama di Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani mengatakan bahwa menurut Gubernur Lampung, UAS terakhir kali datang ke Lampung adalah pada 2018.
"Alhamdulillah, malam ini beliau kembali hadir di tengah-tengah kita. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk senantiasa berada di jalan yang diridai Allah," ujar Ahmad Muzani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (28/4/2025).
Oleh karena itu, tak heran jika tablig akbar dipadati oleh ribuan masyarakat Lampung yang merupakan Sahabat UAS. Mereka tampak antusias memadati lokasi acara.
Adapun jemaah yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Lampung. Namun, sebagian besar berasal dari Kota Bandar Lampung.
Demi memberikan kenyamanan jemaah yang membludak, panitia pun membagi area menjadi dua saf, yakni laki-laki dan perempuan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Ahmad Muzani serta UAS.Salah seorang jemaah asal Kemiling, Siti Soleha (36), mengungkapkan bahwa dirinya sudah hadir sejak sore hari demi menyaksikan tausiah langsung dari UAS.
"Tadi sempat mendung. Jadi, saya ragu untuk berangkat. Namun, alhamdulillah cuaca cerah. Kehadiran UAS benar-benar mengobati kerinduan kami, masyarakat Lampung," terangnya.
Momen tablig akbar tersebut diharapkan dapat menjadi titik tolak dalam meningkatkan semangat ukhuah, menguatkan keimanan, dan menumbuhkan semangat untuk terus berbuat kebaikan.