Advertorial

Bukan Sekadar Berdasarkan Banyak Peluang Kerja, Ini Cara Pilih Jurusan Kuliah yang Tepat

Kompas.com - 06/05/2025, 20:04 WIB

KOMPAS.com – Banyak calon mahasiswa kebingungan memilih jurusan kuliah. Alhasil, pilihan kerap dijatuhkan pada jurusan yang “katanya” punya peluang kerja banyak.

Padahal, dinamika kebutuhan dunia kerja semakin kompleks. Pemberi kerja kini lebih berorientasi pada karakter serta pola pikir individu, seperti kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan kepemilikan visi, bukan sekadar gelar.

Ketimbang memilih jurusan populer semata, ada baiknya calon mahasiswa mencoba memahami gaya berpikir. Sebab, pilihan jurusan yang tepat bisa berkaitan dengan cara membuat keputusan sehari-hari.

Pendekatan tersebut diterapkan oleh Universitas Ciputra Makassar (UC Makassar). Kampus ini menyesuaikan jalur kuliah dengan tipe kepribadian dan gaya berpikir mahasiswa.

Dengan demikian, mahasiswa bisa tumbuh secara alami, memahami kekuatan diri sejak awal, dan menjalani proses belajar yang benar-benar bermakna.

Karakter, bukan sekadar gelar

Lantas, bagaimana mengenali tipe cara berpikir masing-masing individu? Untuk memudahkan, berikut adalah tipe kepribadian dan cara berpikir serta rekomendasi jurusan tepat di UC Makassar.

  1. Koleris, si strategis yang tak takut tantangan

Tipe pertama adalah koleris. Ciri kepribadian ini mencakup senang mengambil kendali, punya visi besar, dan cepat dalam mengambil keputusan.

Bagi calon mahasiswa yang bertipe kolaris, dunia bisnis dan teknologi bisa menjadi tempat yang tepat untuk berkembang.

Rekomendasi jurusan di UC Makassar adalah sebagai berikut.

  • International Business Management. Jurusan ini mempelajari ilmu ekonomi dan bisnis internasional.
  • Digital Business Management. Jurusan ini mempelajari bisnis di era digital. Pembahasan paling penting adalah digital marketing.
  • Application Development (Full Stack). Di jurusan ini, mahasiswa akan diajarkan soal pengembangan aplikasi web dari sisi client atau front-end dan dari sisi server atau back-end. Mahasiswa akan belajar bahasa pemrograman, seperti HTML dan CSS.

Menariknya, jurusan-jurusan tersebut juga membuka pintu untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

  1. Melankolis, si pemikir logis dan detail

Tipe melankolis dikenal perfeksionis, teliti, dan menyukai struktur yang sistematis. Calon mahasiswa yang berkarakter ini bisa menyelami dunia teknologi dan data.

Rekomendasi jurusannya adalah sebagai berikut.

- Informatika (Artificial Intelligence). Di jurusan ini, calon mahasiswa akan mempelajari algoritma untuk membuat tools AI baru yang mampu belajar dan melakukan tugas terkait pengenalan suara, analisis data, serta pengambilan keputusan.

  • Graphic Design. Jurusan ini mempelajari teknik dan keterampilan desain grafis yang digunakan untuk promosi produk atau branding lewat media visual.
  • Digital Illustration. Jurusan ini berkaitan dengan pengembangan storytelling melalui foto, komik, ilustrasi, video, atau media ilustrasi digital lain.

Peluang kerja lulusan jurusan-jurusan tersebut tinggi. Hal terpenting, calon mahasiswa bertipe melankolis akan klik dengan prosesnya.

  1. Sanguinis, si kreator yang selalu terkoneksi

Sanguinis adalah individu yang cenderung ekstrover, suka tampil, mudah bergaul, dan penuh ide spontan. Dunia komunikasi menjadi ruang alami bagi para sanguinis untuk berkembang.

Rekomendasi jurusan kuliah di UC Makassar adalah Communication Business Management. Di jurusan ini, mahasiswa belajar tentang ilmu komunikasi dalam bisnis dan manajemen secara global.

Di era digital, kemampuan membangun koneksi dan visual storytelling menjadi senjata utama.

  1. Plegmatis, si penyeimbang yang membawa harmoni

Individu dengan kepribadian plegmatis umumnya tenang, kooperatif, dan nyaman bekerja sama. Dunia kolaboratif, seperti kuliner dan desain media, cocok untuk para plegmatis.

Adapun rekomendasi jurusannya adalah sebagai berikut.

  • Culinary Business Management. Di jurusan ini, mahasiswa belajar tentang manajemen bisnis kuliner, seperti restoran, rumah makan, dan kafe.
  • Digital Media Design. Di Jurusan ini, mahasiswa mempelajari cara penggunaan teknologi digital untuk membuat konten visual dan media interaksi lewat foto, animasi, video, dan media baru.

Itulah empat tipe kepribadian dan rekomendasi jurusan yang tepat di UC Makassar sebagai panduan bagi calon mahasiswa untuk menemukan program studi yang paling sesuai dengan dirinya.

Di UC Makassar, kamu tidak dipaksa menyesuaikan diri dengan sistem. Sebaliknya, sistem yang akan menyesuaikan dengan kekuatan unikmu.

Di UC Makassar, kamu bisa belajar secara langsung lewat praktik dan proyek, bukan teori semata. Kamu juga berkesempatan terlibat dalam kolaborasi lintas disiplin sejak semester awal serta membangun portofolio dan pengalaman industri nyata.

Lebih dari itu, semangat entrepreneurship menjadi DNA dari seluruh proses belajar. Artinya, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pekerja andal, tapi juga pencipta solusi, inovator, dan bahkan pendiri bisnis yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Di UC Makassar, menjadi wirausaha bukanlah tujuan semata, melainkan cara berpikir dan cara bertindak yang ditanamkan sejak awal.

Kamu tidak hanya akan mendapatkan gelar, tetapi juga pola pikir, kebiasaan kerja, dan jaringan profesional yang dibangun dari proses yang kamu nikmati.

Bagaimana, masih mau asal pilih jurusan? Jika kamu ingin kuliah tidak hanya sekadar lulus, tapi untuk bertumbuh dan siap menghadapi dunia nyata, saatnya pikirkan ulang.

Pilih jurusan yang sesuai dengan dirimu dan pastikan kampusmu siap memfasilitasi proses itu.

UC Makassar bisa jadi tempat yang kamu cari selama ini. Klik tautan berikut dan temukan cara UC Makassar membantumu menyusun masa depan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau